Lima Aksi Gerindra Sleman di Tlogo Putri, dari Tanam Pohon hingga Bagi Sembako
Kader Gerindra Sleman menggelar Gerakan Indonesia Asri di Tlogo Putri, Kaliurang, dengan menanam pohon, menebar benih ikan, dan membagikan sembako.
Bupati Sleman Sri Purnomo memperlihatkan bantuan dari PT Teleperformance Jogja di Pendopo Parasamya, Kamis (25/6/2020).
Harianjogja.com, SLEMAN - Pemerintah Kabupaten Sleman memutuskan untuk menggunakan satu gedung untuk ruang karantina di Asrama Haji. Semula, Pemkab menggunakan tiga gedung sekaligus untuk menampung warga yang menjalani masa karantina.
Kebijakan tersebut diambil untuk menekan biaya operasional di shelter Asrama Haji. Apalagi, Pemda DIY juga memutuskan untuk merpanjang masa tanggap darurat Covid-19 di DIY dari semula berakhir pada 30 Juni menjadi 30 Juli.
Kepala Dinkes Sleman, Joko Hastaryo menjelaskan selama ini tiga gedung asrama haji digunakan untuk menampung orang dalam pemantauan (ODP), orang tanpa gejala (OTG) dan pelaku perjalanan dari area terdampak (PPAT). Mereka yang reaktif usai menjalani rapid test juga ditampung di Asrama Haji sembari menunggu uji swab.
"Ke depan kami juga akan menyederhanakan penggunaan shelter tersebut. Ini sebagai bentuk efisiensi. Kalau tingkat hunian kecil maka lebih baik digunakan satu gedung dulu, Gedung Musdalifah," kata Joko, Kamis (25/6/2020).
Gedung Musdalifah, kata Joko, memiliki 58 kamar. Kebijakan hanya menggunakan satu gedung ini bisa berubah sesuai dengan kondisi dan situasi Covid-19 di Sleman. Diakui Joko, proses isolasi memerlukan biaya. Meskipun begitu, biaya perawatan di karantina tetap lebih murah dibandingkan perawatan di rumah sakit. "Jadi sementara satu gedung dulu, bila diperlukan bisa lanjut ke gedung lainnya. Ke depan penggunaan shelter bersifat fleksibel," imbuhnya.
Sementara itu Bupati Sleman Sri Purnomo mengatakan Pemkab akan terus memberikan pelayanan kepada masyarakat yang terdampak covid-19. Asrama haji, katanya, akan terus digunakan untuk mengkarantina OTG atau yang reaktif. Selain ruangan dan fasilitasnya memenuhi persyaratan, dari segi pembiayaan juga dinilai terjangkau.
Menurutnya, isolasi yang dilakukan pemerintah paling tepat adalah di asrama haji. Hanya saja dia berharap agar masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan dan PHBS agar kasus Covid-19 tidak bertambah. "Jadi kalau ada yang reaktif tetap dikarantina dulu di sana sambil nunggu hasil swab. Kalau hasil swab positif akan langsung dibawa ke RS. kalau negatif akan dikembalikan ke rumah melanjutkan isolasi mandiri," imbuhnya.
Pemkab Sleman kembali menerima bantuan sebanyak 40.000 masker untuk penanganan Covid 19 di wilayah Sleman. Bantuan tersebut akan disalurkan ke sejumlah rumah sakit, puskesmas dan juga masyarakat. "Masker ini akan disalurkan ke sejumlah Rumah Sakit atau Puskesmas dan juga kepada masyarakat," kata Sri.
Direktur Operasional PT Teleperformance Yogyakarta, Gisdy Sitompul mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk partisipasi dan kepedulian perusahaan dalam mengatasi penyebaran virus Covid 19.
"Kami memberikan donasi berupa masker jenis disposable face mask sejumlah 40.000 masker kepada Pemkab," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kader Gerindra Sleman menggelar Gerakan Indonesia Asri di Tlogo Putri, Kaliurang, dengan menanam pohon, menebar benih ikan, dan membagikan sembako.
Jadwal SIM Keliling Gunungkidul November 2026 tersedia di Balai Kalurahan Siraman. Cek lokasi, syarat, dan biaya perpanjangan SIM.
Simak jadwal lengkap KRL Jogja-Solo Jumat 6 November 2026 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif sekali jalan Rp8.000.
Jadwal KA Bandara YIA Jumat 6 November 2026 tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya. Cek jam keberangkatannya.
DPRD Sleman mendorong keluarga, sekolah, dan komunitas melestarikan permainan tradisional sebagai warisan budaya sekaligus sarana pendidikan karakter anak.
KPK kembali memeriksa NS, adik mantan Kepala BNPB Suharyanto, untuk mendalami dugaan pembagian proyek dari dana siap pakai bencana.