PPDB SMA/SMK: Banyak Pendaftar Cabut Berkas, Ini Penyebabnya

Ilustrasi PPDB. - JIBI
29 Juni 2020 16:57 WIB Lajeng Padmaratri Sleman Share :

Hariajogja.com, SLEMAN- Di Sleman, penerimaan peserta didik baru (PPDB) jenjang SMA/SMK yang dimulai Senin (29/6/2020) berlangsung lancar. Calon pendaftar diminta untuk cermat saat mendaftar. Pendaftaran dimulai Senin ini sampai Rabu (1/7/2020).

Waka Kesiswaan SMAN 1 Depok sekaligus Ketua Tim PPDB SMAN 1 Depok, Eko Yuliyanto menuturkan pada hari pertama pendaftaran PPDB di sekolahnya berlangsung lancar. Namun, ia mencatat banyak pendaftar yang mencabut berkas dan mendaftar ulang beberapa kali.

"Tadi pagi kita pantau lewat real-time online, sudah ada 137 pendaftar pada jalur zonasi, afirmasi 2 pendaftar, perpindahan tugas 2 pendaftar. Pagi tadi sebenarnya sudah tiga ribuan catatan pendaftaran, tapi karena daftar, cabut, daftar lagi, kan tidak efektif," ujarnya.

BACA JUGA: Corona Berefek Jangka Panjang, Meski Sembuh Paru-Paru dan Otak Berpotensi Rusak

Hal itu menurutnya seringkali dilakukan oleh calon peserta didik dengan nilai pas-pasan. Sebab ketika seorang calon peserta didik memiliki nilai tinggi, kata Eko, mereka cenderung menetap dan kecil kemungkinannya untuk memilih sekolah lain. "Pendaftaran stabil mungkin besok siang sampai hari terakhir," kata Eko.

Selain belum yakin dengan target sekolah pilihan, Eko juga mengatakan banyak calon pendaftar kurang cermat memperhatikan regulasi pendaftaran dan tahapannya. Ia menyoroti masih banyak orang yang cuek dan tidak update informasi hingga ketinggalan tahapan pendaftaran. "Pagi tadi masih ada yang tanya mekanisme pengajuan akun. Padahal kan sudah berakhir kemarin Kamis, sekarang sudah enggak bisa," ujarnya.

Eko meminta masyarakat dan calon pendaftar untuk mencermati tahapan dan regulasi yang ada, sehingga saat mendaftar itu sudah yakin dengan sekolah pilihan. "Jangan grusa-grusu. Ketidakcermatan akan merugikan diri sendiri," pungkasnya.