Advertisement

Bantul Akan Hidupkan Lagi Jalur Sepeda Lama yang Hilang karena Pembangunan

Jumali
Rabu, 01 Juli 2020 - 12:07 WIB
Budi Cahyana
Bantul Akan Hidupkan Lagi Jalur Sepeda Lama yang Hilang karena Pembangunan Ilustrasi - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul berencana mengaktifkan jalur sepeda, terutama yang mengarah dan mendukung keberadaan objek wisata.

Kepala Dishub Bantul Aris Suharyanta mengatakan dahuku sempat ada jalur sepeda di kabupaten ini. Namun, jalur yang berupa garis di wilayah kota Bantul tersebut hilang seiring pembangunan kawasan. “Ada rencana mengaktifkan kembali jalur tersebut. Tetapi  kami masih menunggu arahan dari provinsi [Pemda DIY],” katanya, Rabu (1/7/2020).

Advertisement

BACA JUGA: Ini Kronologi Meninggalnya Anggota Polisi saat Bersepeda di Sleman

Dishub juga berencana membuat jalur sepeda yang mengarah ke objek wisata. Rencana ini didasari banyaknya pegowes yang masuk ke objek wisata meskipun objek wisata belum resmi dibuka. “Jalur ini kami harapkan bisa mendukung pariwisata di Bantul,” ujarAris.

Dishub akan menggandeng Satlantas Polres Bantul untuk memetakan keamanan jalur sepeda di wilayahnya. “Kami tentu tidak ingin nantinya timbul masalah baru dan membahayakan bagi pengguna jalan,” ungkap Aris.

BACA JUGA: Ini Jalur-Jalur Berbahaya untuk Pesepeda di Sekitar Jogja

Kepala Unit Laka Satlantas Polres Bantul Ipda Maryana mengatakan sedikitnya ada lima lokasi rawan kecelakaan bagi pesepeda. Kelimanya Jalan Parangtritis, Jalan Srandakan, Jalan Samas, Janti dan Ring Road depan UMY.

Selama tiga bulan terakhir, 29 pesepeda terlibat kecelakaan, lima di antara mereka meninggal dunia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Elon Musk: PLTS Jadi Solusi Atasi Krisis Air Global

News
| Senin, 20 Mei 2024, 12:47 WIB

Advertisement

alt

Lokasi Kolam Air Panas di Jogja, Cocok untuk Meredakan Lelah

Wisata
| Senin, 20 Mei 2024, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement