Olahraga Bersama Tiap Jumat di Lapangan Sleman Kembali Digelar dengan Protokol Covid-19

Suasana masyarakat dan ASN di lingkungan Pemkab Sleman berolahraga di Lapangan Pemkab Sleman pada Jumat (3/7/2020). - Harian Jogja/Lajeng Padmaratri
03 Juli 2020 18:47 WIB Lajeng Padmaratri Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN - Setelah berminggu-minggu vakum dengan adanya pandemi Covid-19, kegiatan senam rutin bagi masyarakat dan kalangan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sleman kembali digelar pada Jumat (3/7/2020).

Dengan memperhatikan protokol pencegahan Covid-19, masyarakat umum dan ASN Pemkab Sleman kembali diperbolehkan menggunakan Lapangan Pemkab Sleman untuk berolahraga. Sejumlah petugas berjaga di empat titik untuk memastikan mereka menaati protokol.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Sleman, Agung Armawanto mengatakan kegiatan senam rutin di Lapangan Pemkab Sleman bagi masyarakat umum dan ASN di lingkungan Pemkab Sleman kembali dibuka pada Jumat setelah mendapat izin dari Bupati Sleman, Sri Purnomo dengan catatan patuh protokol Covid-19.

Baca juga: Mau Gaet Wisman? UGM: Patuhi Protokol karena Wisman Butuh Jaminan Keamanan Berbasis Fakta

"Hari ini kita edukasi masyarakat bahwa berolahraga tetap harus patuh protokol Covid-19. Kita buka lagi kegiatan senam rutin di Lapangan Pemkab Sleman karena masyarakat dan ASN butuh olahraga supaya sehat," kata Agung ketika ditemui Harianjogja.com seusai senam, Jumat pagi.

Dengan dibukanya kembali agenda senam rutin di Lapangan Pemkab Sleman ini, masyarakat bisa memanfaatkannya untuk olahraga. Sejumlah petugas dari Dinas Kesehatan Sleman juga disiagakan untuk melakukan edukasi kepada masyarakat bagaimana menerapkan protokol kesehatan sebelum senam dimulai.

Begitu tiba di kawasan lapangan, pengunjung yang hendak berolahraga akan langsung dicek suhunya dengan thermal gun. Jika di bawah 37,3 derajat Celcius, mereka diperbolehkan berolahraga. Pengunjung juga diarahkan untuk mencuci tangan terlebih dahulu pada wastafel injak yang sudah ditempatkan pada empat titik di setiap sudut lapangan. Wastafel ini merupakan bantuan dari PLN Peduli untuk Pemkab Sleman.

Baca juga: Orang Tua Wajib Tahu, Ini Mitos dan Fakta tentang Vaksin Anak

Berbeda dari biasanya, instuktur senam untuk kegiatan ini dibatasi durasi senamnya. Jika biasanya senam dilakukan selama satu jam mulai dari pukul 07.00 WIB, maka kali ini durasi senamnya dikurangi menjadi hanya sekitar 45 menit.

Agung mengatakan kebijakan ini supaya instruktur dan pesenam tidak kelelahan yang dikhawatirkan dapat menimbulkan masalah baru. "Instruktur dibatasi waktunya jadi tidak terlalu lelah. Yang penting ada tahap pemanasan, peregangan awal, senam, dan pendinginan," kata dia.

Kepala Dinas Kesehatan Sleman, Joko Hastaryo mengatakan di tengah pandemi Covid-19 ini jajarannya berupaya mensosialisasikan tiga langkah mudah sebagai bentuk Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) untuk mencegah Covid-19 yakni dengan Cita Mas Jajar.

“Kita dapat cegah penularan Covid-19 dengan Cita Mas Jajar atau cuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer, selalu memakai masker jika keluar rumah, dan jaga jarak minimal 1,5 meter,” terang Joko.

Perubahan kebiasaan baru dengan Cita Mas Jajar hendaknya diterapkan di manapun, baik di kantor, di sekolah, di tempat ibadah, dan juga di tempat-tempat umum, seperti terminal, pasar, mall, sekaligus area olahraga seperti di Lapangan Pemkab Sleman.

"Dengan Cita Mas Jajar diharapkan semakin memperkuat kebiasaan dalam pencegahan Covid-19 di Kabupaten Sleman, termasuk saat kegiatan olahraga seperti senam rutin tiap Jumat ini," tuturnya.