Penerapan Protokol Kesehatan di Pantai Glagah Telah Sesuai Standar

Objek wisata Pantai Glagah, Desa Glagah, Kecamatan Temon, Minggu (6/1/2019). - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
03 Juli 2020 08:27 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Pariwisata DIY menilai penerapan protokol kesehatan di Pantai Glagah, Kulonprogo telah sesuai standar. Pelaku wisata di kawasan ini juga berkomitmen untuk menjaga keberlangsungan penerapan protokol kesehatan tersebut demi mencegah penyebaran virus corona.

Kepala Bidang Pengembangan Kapasitas Dispar DIY, Wardoyo, mengatakan penerapan protokol kesehatan di Pantai Glagah sudah cukup bagus. Di setiap sudut telah tersedia alat cuci tangan. Setiap pengunjung yang masuk juga dicek suhu tubuhnya menggunakan thermo gun. Pengecekan dilakukan berlapis mulai dari pintu masuk loket dan wahana perahu laguna.

BACA JUGA : DPRD Bantul Dukung Pembukaan Objek Wisata

"Penataan sudah cukup baik, tapi yang harus diperhatikan tahapan uji thermo gun, jika di pintu retribusi akan menimbulkan kerawanan kerumunan atau kemacetan, nah daei pengelolaan harus ada strategi menyelesaikan persoalan itu," kata Wardoyo, Kamis (2/7/2020).

Wardoyo menjelaskan dengan telah diterapkannya protokol kesehatan di Pantai Glagah yang disebutnya sudah cukup baik, maka objek wisata ini kemungkinan besar bisa dibuka untuk umum. Dikatakan Wardoyo seharusnya mulai pada minggu pertama Juli ini sudah diperkenankan untuk sepuluh destinasi wisata melakukan uji coba secara terbatas yang akan dievaluasi kembali.

"Kalau memang ada terjadi insiden mau tidak mau kita harus siap melakukan sterilisasinya, berarti ada tahapan untuk evaluasi kembali dan dilakukan penutupan sementara. Oleh karena itu simulasi dan uji coba penting untuk dilakukan agar semua lancar dan tidak ada insiden," ucapnya.

Koordinator Pelaku Wisata Glagah, Subardi mengatakan sejak awal pihaknya sudah menyiapkan segala hal untuk menyambut pembukaan wisata di masa pandemi. Salah satunya dengan membentuk Satgas Covid-19 mandiri Pelaku Wisata Kawasan Pantai Glagah yang beranggotakan paguyuban pedagang, pemilk penginapan dan petugas parkir.

BACA JUGA : 4 Objek Wisata di Gunungkidul Segera Gelar Simulasi

"Tujuannya untuk menyelamatkan pelaku wisata dan pengunjung dari ancaman wabah Covid-19 dan memastikan roda perekonomian di sini tetap berjalan," ujarnya.

Satgas inilah yang menyediakan tempat cuci tangan di setiap sudut pantai dan mengingatkan wisatawan yang kedapatan tidak mengekang masker. "Kami juga selalu mengimbau pengunjung agar jaga jarak. Selainnya menyesuaikan aturan pemerintah," ucapnya.

Subardi berharap dengan simulasi ini, Pantai Glagah bisa kembali dibuka untuk umum agar perekonomian masyarakat sekitar dapat menggeliat.