Anggaran Pilur Serentak Gunungkidul 2027 Naik Jadi Rp4,6 Miliar, Ini Alasannya
Pilur serentak Gunungkidul 2027 direncanakan di 55 kalurahan dengan kebutuhan anggaran Rp4,6 miliar, naik dari Rp2,6 miliar pada 2025.
Wisatawan mengunjungi pantai kukup saat masa percobaan new normal, Gunungkidul, Minggu (28/6/2020). / Harian Jogja-Gigih M Hanafi
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul Asti Wijayanti mengatakan masih banyak pengunjung yang tidak mematuhi protokol kesehatan, saat berada di lokasi wisata, khususnya di kawasan pantai. Meski demikian, para pengunjung yang ngeyel tidak memakai masker atau tetap bergerombol tidak bisa diberikan sanksi karena tidak adanya aturan untuk penegakan.
“Kami hanya bisa mengimbau agar tetap mematuhi protokol kesehatan, seperti terus memakai masker atau jaga jarak,” katanya, Minggu (5/7/2020).
Menurut dia, pihaknya sudah sering memberikan imbauan baik melalui papan pengumuman atau pengeras suara. Selain itu, pengelola maupun kelompok sadar wisata juga sudah diberikan sosialisasi tentang protokol kesehatan dalam tata laksana penyelenggaraan kepariwisataan di era normal baru.
Meski demikian, sambung Asti, tetap saja ada pengunjung yang tidak mematuhinya. Disinggung mengenai sanksi, ia mengaku hingga saat ini belum ada karena masih menunggu kebijakan terbaru dari Pemerintah DIY. “Untuk corona semua mengacu pada kebijakan di provinsi. Kalau memang ada regulasi untuk memberikan sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan, maka kami siap melaksanakannya. Namun hingga sekarang belum ada dan masih dibahas di DIY,” katanya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Koordinator SAR Satlinmas Wilayah II DIY, Marjono. Menurut dia, pihaknya terus melakukan imbauan kepada pengunjung agar terus mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19. “Kami sudah sering memberikan imbauan, tapi tetap saja masih ada kerumunan tanpa jaga jarak dan mencopot masker saat di pantai,” katanya.
Meski banyak tak dihiraukan pengunjung, Marjono mengakui akan terus membantu sosialisasi dalam rangka pelaksanaan sektor kepariwisataan di era normal baru. Salah satunya, terus memberikan imbauan kepada pengunjung agar tetap menaati protokol kesehatan. “Bisa kita hanya mengimbau, maka saat ada yang berkerumun atau tidak memakai masker akan diingatkan secara berkala,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur serentak Gunungkidul 2027 direncanakan di 55 kalurahan dengan kebutuhan anggaran Rp4,6 miliar, naik dari Rp2,6 miliar pada 2025.
Cek jadwal DAMRI dari Bandara YIA ke Jogja dan Sleman, lengkap dengan jam keberangkatan, lima pilihan tujuan, dan tarif Rp80.000.
Cek jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Rabu, 28 Oktober 2026. Tersedia 10 perjalanan dari Stasiun Tugu dan Kutoarjo.
Cek jadwal KA Bandara YIA 28 Oktober 2026 untuk layanan reguler dan Xpress, lengkap dengan waktu keberangkatan dari Jogja dan bandara.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 28 Oktober 2026 dari Stasiun Palur, lengkap dengan waktu keberangkatan di 13 stasiun pemberhentian.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo, 15 waktu keberangkatan dari Jogja ke Palur, daftar stasiun pemberhentian, dan tarif tiket Rp8.000.