Sudah 2 Kades di Bantul Meninggal Selama Pandemi, di Antaranya karena Kelelahan

Ilustrasi mayat - Ist/Okezone
14 Juli 2020 16:27 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL-Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Cabang Bantul mengaku kehilangan dua sosok lurah atau kepala desa teladan selama pandemi Coronavirus Disease (Covid-19). Dua kepala desa di Bantul meninggal dunia karena kelelahan selama masa pandemi ini.

Terbaru Kepala Desa Trirenggo, Munawar, meninggal dunia pada Selasa (14/7/2020) dini hari. Ia diduga meninggal dunia karena kelelahan. Sebelumnya Kepala Desa Selopamioro, Himawan Sadjadi juga meninggal dunia karena kelelahan pada 26 Maret lalu. Bahkan Himawan meninggal dunia setelah ikut melakukan aktivitas pencegahan Covid-19 bersama masyarakat.

Ketua Apdesi Bantul, Ani Widayani menilai sosok kedua almarhum kepala desa tersebut merupakan pekerja keras, tidak mengenal waktu dalam menjalankan tugas-tugasnya sebagai kepala desa. Sering tugas-tugas kepala desa yang tidak selesai di kantor dikerjakan di rumah.

"Apdesi sangat kehilangan dua sosok lurah panutan bagi lurah se-Bantul. Saya jadi saksi keduanya telah mencurahkan tenaga dan pikiran untuk pemerintahan desa dan masyarakat yang dipimpinnya," kata Ani, saat dihubungi Selasa (14/7/2020).

Ani mengatakan selama pandemi Covid-19 ini kepala desa lebih sibuk karena menjadi bagian dari gugus tugas percepatan percepatan penanganan penularan infeksi Covid-19, termasuk mengurus soal bantuan langsung tunai atau BLT dana desa. Pihaknya meminta semua kepala desa untuk tetap mengutamakan kesehatan di samping menyelesaikan tugas pemerintahan.

Kepala Dusun Bogoran, Trirenggo, Bantul, Istiyarno mengatakan kepala Desa Trirenggo meninggal dunia di Rumah Sakit Panembahan Senopati Bantul, sekitar pukul 01.54 WIB. Ia belum mengetahui pasti penyebab meninggalnya almarhum Munawar. Namun dugaan sementara karena sakit jantung dan kelelahan.

Sebab pada Senin siang almarhum Munawar masih memimpin rapat perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) 2020. Istiyarno termasuk ikut rapat di dalamnya dari pagi sampai pukul 11.30 WIB, "Kemarin itu masih sehat dan bugar, masih mimpin rapat dan makan siang," ucap Istiyarno.

Munawar meninggalkan seorang istri, dua anak dan menantu. Almarhum disemayamkan di rumah duka di Dusun Priyan dan dimakamkan di Pemakaman Klembon, pukul 11.00 WIB.

Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan Desa Setda Bantul, Kurniantoro menilai almarhum Munawar sebagai sosok pekerja keras, "Semangat dan komitmennya tinggi untuk pengembangan Desa Trirenggo. Pemikirannya jauh ke depan," kata dia.

Terkait penggantian kepala desa, Kurniantoro mengatakan masih dalam pembahasan. Namun kemungkinan pemilihan kepala desa selanjutnya dilakukan melalui Pergantian Antar Waktu seperti Desa Selopamioro.