Tol Jogja-Solo di Ringroad Kronggahan Rampung Oktober 2026, Desember Fungsional
Tol Jogja-Solo Paket 2.2 di Kronggahan ditargetkan rampung Oktober 2026, termasuk Ramp On dan Ramp Off yang terhubung ke Jogja-Bawen.
M-Posyandu Gondomanan diresmikan oleh Wakil Ketua TP PKK, Poerwati Soetji Rahajoe pada Jumat (10/7/2020) di Pendopo Kelurahan Prawirodirjan, Gondomanan, Kota Jogja. /Harian Jogja- Catur Dwi Janati.
Harianjogja.com, GONDOMANAN--Inovasi terus dilakukan Kecamatan Gondomanan, Kota Jogja di tengah pandemi yang belum kunjung usai. Kali ini Mubeng Posyandu (M-Posyandu) jadi solusi pelayanan kesehatan masyarakat tanpa menimbulkan kerumunan.
M-Posyandu Gondomanan diresmikan oleh Wakil Ketua TP PKK, Poerwati Soetji Rahajoe pada Jumat (10/7/2020) lalu berlokasi di Pendopo Kelurahan Prawirodirjan. M-Posyandu ini memiliki konsep di mana kader kesehatan mendatangi langsung rumah warga, sehingga warga tidak perlu mendatangi Posyandu yang dikhawatirkan menciptakan kerumunan. Dampaknya warga dapat melakukan pengecekan rutin dan perkembangan balita di masa pandemi.
"M-Posyandu merupakan upaya untuk mengurangi stunting terutama di wilayah Kota Jogja," jelasnya.
Soetji salut dengan kemandirian warga dan karakter gotong royong yang dimiliki warga Jogjakarta. "Dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan, harapannya kegiatan M-Posyandu atau pemantauan balita ini selalu berjalan lancar," ujarnya.
Lebih lanjut Soetji mengimbau kepada masyarakat khususnya warga Gondomanan untuk selalu mematuhi protokol Covid-19. Menurutnya dengan mematuhi protokol kesehatan, hal tersebut dapat menjaga diri sendiri, keluarga, dan tetangga di lingkungan sekitar
"Adanya M-Posyandu ini semoga warga lebih aktif menjalani pemeriksaan rutin dan balita terpantau setiap bulannya," ucapnya.
Dalam acara peresmian M-Posyandu, sekumlah alat pelindung diri seperti Face Shield, Glove, Hand Sanitizer, Hand Wash, dan alat-alat lainnya diberikan kepada kaser kesehatan. Tujuannya agar kader dapat menjalankan tugasnya dengan aman serta tetap melakukan protokol kesehatan selama bertugas.
Camat Gondomanan, Budi Santosa yang hadir dalam acara itu menyampaikan bahwa para kader kesehatan adakan melakukan pengukuran tinggi badan, penimbangan berat badan, hingga mengukur lingkar kepala balita. Di Gondomanan tercatat ada 25 Posyandu.
"Selain itu kader akan memberikan informasi kesehatan kepada warga serta melakukan Pemberian Makanan Tambahan [PMT]," ujarnya.
Diterangkan Budi, M-Posyandu ini dilakukan karena anak-anak dinilai sangat rentan selama pandemi. Oleh karena itu, sistem M-Posyandu di mana kader langsung mendatangi rumah warga lengkap dengan alat pelindung diri, dirasa lebih aman serta dapat memastikan kesehatan balita.
"Harapannya semua orang tua juga mampu memberikan kualitas terbaik untuk balitanya," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tol Jogja-Solo Paket 2.2 di Kronggahan ditargetkan rampung Oktober 2026, termasuk Ramp On dan Ramp Off yang terhubung ke Jogja-Bawen.
Survei Pew menunjukkan pandangan warga Indonesia soal media sosial dan demokrasi berubah. Penilaian buruk naik dari 24% menjadi 43%.
Jadwal MotoGP Jepang 2026, Bagnaia harus melalui Q1. Cek jam FP2, Q1, Q2, Sprint, dan balapan utama di Motegi.
Ferran Torres meninggalkan Timnas Spanyol karena cedera pergelangan kaki. Carlos Espi dipanggil untuk laga Nations League.
HP hilang di kereta? Segera kunci perangkat, lacak lokasi, amankan akun, hubungi operator, dan hapus data jika diperlukan.
Bank BPD DIY kembali menggelar Malioboro Run 2026 bertema Culture on Track dengan lebih dari 8.000 peserta dan rute yang melewati sejumlah ikon budaya Jogja