Kalah di Laga Perdana, PSS Sleman Diminta Lebih Kuasai Bola
PSS Sleman langsung mengevaluasi kekalahan dari Bali United. Pieter Huistra menyoroti penguasaan bola dan menegaskan mental pemain tetap kuat.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA--Setelah melakukan uji usap massal kepada petugas medis dan non-medis di seluruh puskesmas di Kota Jogja, kali ini giliran pegawai Pemkot Jogja yang diperiksa namun melalui uji Rapid Diagnostic Test (RDT). Ratusan pegawai di Pemkot Jogja dari lurah hingga pejabat di tingkat OPD menjalani Rapid Diagnostic Test (RDT).
Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Jogja, Heroe Poerwadi mengatakan sebanyak 590 pegawai dari Lurah, Camat, hingga pegawai di tingkat OPD menjalani RDT. Heroe yang ditemui pada Jumat (17/7/2020) dilakukan mengingat para pegawai memiliki intensitas tinggi berinteraksi saat memberikan layanan kepada masyarakat.
"Semua yang sering berhubungan dengan masyarakat, yang selalu turun ke masyarakat itu yang menjadi sasaran," terang Heroe. Hasilnya sebanyak 14 pegawai ditanyakan reaktif. Mayoritas pegawai di tingkat wilayah. Dikatakan Heroe alasan pegawai tidak langsung diperiksa melalui uji usap karena jumlah alatnya yang terbatas. Sehingga guna melakukan tindakan pencegahan cepat, Pemkot Jogja menggunakan RDT terlebih dahulu. "Saat ini [pegawai reaktif] sudah swab, mereka melakukan isolasi mandiri dan tanpa gejala," imbuhnya.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan, Tri Mardoyo mengatakan para pegawai yang dinyatakan reaktif langsung melakukan uji usap di kelurahan. "Sekarang puskesmas punya ahli-ahlinya [petugas swab], dari 18 puskesmas kan sudah di kursus untuk swab, jadi enggak perlu repot-repot lagi ke rumah sakit," terangnya.
Ditambahkan Tri, uji usap dikembalikan sesuai domisili. Pasalnya menurut keterangan Tri beberapa pegawai Pemkot Jogja yang reaktif berdomisili di Bantul dan Sleman. "Jadi yang 14 itu ada yang Bantul, ada yang Sleman, kita kembalikan sesuai dengan wilayahnya, [hal itu dilakukan] kaitannya dengan Tracing, kalau mereka [wilayah yang bersangkutan] tidak tahu kan repot, kalau tahu kan mereka langsung Tracing keluarganya dan sebagainya," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSS Sleman langsung mengevaluasi kekalahan dari Bali United. Pieter Huistra menyoroti penguasaan bola dan menegaskan mental pemain tetap kuat.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo Kamis 10 September 2026 buka di Kapanewon Nanggulan. Cek jam layanan dan syarat perpanjangannya di sini.
Jadwal SIM Keliling Gunungkidul Kamis 10 September 2026 buka di Balai Kalurahan Siraman Wonosari. Cek jam layanan dan syaratnya di sini.
Jadwal SIM Keliling Bantul Kamis 10 September 2026 hadir di Kalurahan Gilangharjo Pandak. Cek jam layanan dan syarat perpanjangannya di sini
momentum peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) diharapkan menjadi pijakan untuk mengembangkan sport industry (industri olahraga) dan sport tourism
Barcelona mengawali Liga Champions 2026/27 dengan kemenangan 5-1 atas Feyenoord. Raphinha mencetak dua gol di Camp Nou.