BPJT: Tol Jogja-Solo Masih dalam Proses Tender

Ilustrasi jalan tol. - JIBI/M. Ferri Setiawan
22 Juli 2020 19:07 WIB Arif Gunawan Jogja Share :

Harianjogja.com, JAKARTA--Proyek tol Jogja-Solo dalam proses tender. Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan belum ada pemenang dari proses tersebut.

Kepala BPJT Danang Parikesit menjelaskan tahapan proyek tol Jogja-Solo masih terus berlanjut.

"Saat ini proyek tol Jogja-Solo masih dalam proses tender. Untuk pemenang tendernya belum ada. Dokumen penawaran sudah diserahkan dan sekarang dalam proses evaluasi," ujarnya kepada Jaringan Informasi Bisnis Indonesia, Rabu (22/7/2020).

Sebelumnya Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyatakan timeline pembangunan proyek Jogja-Solo tidak terganggu pandemi Covid-19.

Tol sepanjang 76 kilometer yang menghubungkan Kulonorogo-Jogja-Solo ini proses lelangnya sudah mulai. Bila tahapan awal itu selesai, pihaknya merencanakan pada September-Oktober mendatang akan masuk ke tahap pembangunan konstruksi yang diawali dengan pembebasan lahan dahulu.

Proyek tol ini diperkirakan bakal menelan modal investasi mencapai Rp28,58 triliun. Sebagai informasi, pendaftaran prakualifikasi telah dilakukan pada 3 November 2019 hingga 3 Januari 2020.

Adapun pada tahap prakualifikasi terdapat 13 peserta yang telah mengambil dokumen prakualifikasi Jalan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulonprogo, yaitu PT Gama Group, PT Daya Mulia Turangga, PT Adhi Karya (Persero) Tbk., PT Sena Tata Nusantara, China Road and bridge Corporation, China CAMC Engineering co.ltd, PT Jasa Marga (Persero) Tbk.

Kemudian, PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk, PT TBR, PT Astra Tol Nusantara, PT CITEC Engineering Indonesia (Sinoma International), China State Construction Engineering Corporation Ltd. Dan PT Bumi Sinar Sejahtera.

Adapun saat ini, sudah terdapat peserta yang dinyatakan lolos tahapan prakualifikasi untuk ruas Solo-Yogyakarta-NYIA Kulonprogo, yaitu konsorsium PT Gama group-PT Daya Mulia Turangga, PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Adhi Karya (Persero) Tbk diumumkan pada 30 Januari 2020 lalu.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia