Jembatan Tua Kewek Dibongkar Mei, Diganti Struktur Baru
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Meningkatnya jumlah pasien positif Corona di DIY akhir-akhir ini adalah tanda mulai terkikisnya gunung es penyebaran Covid-19.
Epidemolog UGM, Riris Andono Ahmad, mengatakan peningkatan penemuan kasus per hari dalam beberapa waktu terakhir kemungkinan besar adalah efek dari banyaknya pemeriksaan sehingga tidak bisa langsung disimpulkan sebagai munculnya gelombang kedua penularan Covid.
“Belum tentu [gelombang Covid-19 kedua]. Bisa jadi peningkatan kasus karena semakin banyaknya jumlah sampel yang diperiksa setiap hari, sehingga penemuan semakin banyak juga,” ujar Doni, sapaan akrab Riris Andono Ahmad kepada Harian Jogja, Kamis (23/7/2020).
BACA JUGA: Kecewa PDIP Pilih Gibran, Ini Curhat Blak-blakan Hadi Rudyatmo
Pendapat senada disampaikan Kepala Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKL PP), Irene. Dia memaklumi semakin banyaknya kasus Covid-19 yang ditemukan saat ini. Sebab, pemeriksaan semakin masif dan kasus-kasus yang tak kelihatan seperti gunung es mulai terkuak.
“Semisal dulu diperiksa 10 kasus positifnya satu, sekarang yang diperiksa 100 kasus positifnya 10. Wajar," ungkapnya.
“Ini artinya kita sedang mengikis fenomena gunung es, kita menemukan kasus secara dini.”.
BACA JUGA: Kecewa Hasil Rekomendasi Pilkada 2020, Pengurus PDIP Gunungkidul Mundur
Penemuan kasus lebih dini, kata Irene, justru merupakan perkembangan bagus karena bisa menghindarkan pasien dari gejala yang lebih berat bahkan kematian. Biaya yang dikeluarkan juga tidak terlalu banyak karena pasien lebih cepat sembuh.
BBTKL PP, kata dia, saat ini bisa menyelesaikan 8-10 bach per hari dengan jumlah pemeriksaan 900-1.000 sampel dari DIY dan Jawa Tengah. "Kapasitas tadinya cuma 300 sampel. Pemda Jateng dan DIY membantu kami menyediakan reagen dan BHP [bahan habis pakai]," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Tumpukan sampah memenuhi DAM Winongo di Bantul usai hujan deras di hulu Sleman dan sempat menghambat irigasi sawah warga.
Tur reuni Oasis membuat kekayaan Noel dan Liam Gallagher melonjak hingga Rp7,6 triliun dan masuk daftar musisi terkaya Inggris.
Aturan terbaru PPPK mengubah skema karier ASN kontrak, mulai dari pensiun, kenaikan gaji berkala, hingga peluang jabatan tinggi.
Kunjungan wisata TNGM naik 21% sepanjang awal 2026. Kalitalang dan Plunyon jadi lokasi favorit wisatawan dan pecinta trail run.
Arsenal makin dekat juara Liga Inggris usai menang atas Burnley. Kini Manchester City wajib menang agar persaingan gelar tetap hidup.