WFH Tak Harus 50 Persen, Pemda DIY Sesuaikan Kebutuhan OPD
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Ilustrasi/Pixabay
Harianjogja.com, JOGJA-Warga Bantul kembali mendominasi lonjakan Covid-19 di DIY. Jumlahnya bertambah hingga 16 kasus dalam sehari.
Covid-19 di DUY terus melonjak. Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY mengumumkan 23 penambahan kasus positif pada Jumat (24/7/2020).
Hasil tracing kontak kasus positif dan skrining karyawan Kesehatan mendominasi penambahan ini. Sementara tiga pasien dalam pengawasan (PDP) dilaporkan meninggal.
Juru Bicara Pemerintah Daerah DIY untuk Penanganan COvid-19, Berty Murtiningsih, menuturkan penambahan kasus meliputi Kasus 501, laki-laki 57 tahun; Kasus 502, laki-laki 54 tahun; Kasus 503, perempuan 21 tahun; Kasus 504, perempuan 36 tahun; Kasus 505, laki-laki 23 tahun; Kasus 506, laki-laki 51 tahun; Kasus 507, perempuan 64 tahun; Kasus 508, laki-laki 16 tahun; Kasus 509, perempuan 19 tahun; kasus 510, perempuan 15 tahun; Kasus 511, perempuan 30 tahun; Kasus 512, laki-laki 4 tahun; Kasus 513, perempuan 12 tahun; Kasus 514, perempuan 6 tahun. Ke-14 kasus tersebut warga Bantul.
Kemudian Kasus 515, laki-laki 21 tahun warga Sleman; Kasus 516, perempuan 81 tahun warga Sleman; Kasus 517, perempuan 48 tahun warga Bantul; Kasus 518, laki-laki 47 tahun warga Kota Jogja; Kasus 519, perempuan 37 tahun warga Sleman; Kasus 520, perempuan 53 tahun warga Kulonprogo; Kasus 521, laki-laki 24 tahun warga Kota Jogja; Kasus 522, laki-laki 38 tahun warga Kulonprogo; Kasus 523, laki-laki 55 tahun warga Bantul.
“Kasus 501 dan 502 hasil skrining karyawan Kesehatan, Kasus 503 hasil tracing kontak kasus 430, Kasus 504 hasil skrining karyawan Kesehatan, Kasus 505 dan 506 hasil tracing kotnak Kasus 386, Kasus 507 hasil Kontak Kasus 355, Kasus 508-510 pelaku perjalanan dari Jakarta,” ujarnya.
Kemudian Kasus 511 hasil tracing kontak Kasus 367, Kasus 512-514 hasil tracing kontak Kasus 423, Kasus 515 hasil tracing kontak Kasus 415, Kasus 516 dan 517 masih dalam penelusuran, Kasus 518 dan 519 hasil skrining karyawan Kesehatan, Kasus 520 hasil tracing konta Kasus 369, Kasus 521 masih dalam penelusuran, Kasus 522 pelaku perjalanan dari Kalimantan Timur, Kasus 523 masih dalam penelusuran.
Tipu Sejumlah Rental Mobil di DIY, Warga Bantul Ini Bersembunyi di Pesantren
Laporan ini berdasarkan pemeriksaan pada 1.349 sampel dari 1.089 orang. Adapun kasus sembuh yakni Kasus 187, laki-laki 20 tahun warga Sleman. Tiga PDP meninggal meliputi laki-laki 52 tahun warga Sleman dengan penyakit diabetes melitus; laki-laki 75 tahun warga Bantul dengan penyakit ginjal; dan laki-laki 59 tahun warga Gunungkidul dengan penyakit diabetes melitus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Rumor iPhone lipat Apple 2026 disebut tertunda akibat masalah engsel. Caviar lebih dulu memperkenalkan iPhone Fold edisi mewah.
KAI Bandara mencatat 1,34 juta penumpang di DIY selama Semester I 2026. Penumpang KA Bandara YIA Reguler naik 5,05 persen.
Pemilik McLaren yang terbelah di Sukoharjo, YouTuber Andra, mengklarifikasi penyebab kecelakaan dan membantah mengemudi dalam kondisi mabuk.
Sebanyak 1.000 siswa SD dan SMP di Sleman mengenakan busana adat Jawa untuk menyambut Presiden Prabowo Subianto dan PM India Narendra Modi.
Disdikpora Jogja menegaskan SD dan SMP negeri dilarang menarik pungutan dan menjual seragam, termasuk lewat koperasi sekolah.