Gusti Prabu Kembali Pimpin PMI DIY, Ini Fokus 5 Tahun ke Depan
Gusti Prabukusumo kembali terpilih sebagai Ketua PMI DIY periode 2026-2031. Penguatan relawan dan ketersediaan darah menjadi fokus utama.
Petugas laboratorium Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Yogyakarta tengah membongkar, memeriksa dan mendata sampel swab Covid-19 yang dikirim oleh berbagai rumah sakit di DIY-Jateng, Senin (13/4/2020), di laboratorium BBTKLPP di Jalan Imogiri Timur, Banguntapan, Bantul.-Harian Jogja/Bhekti Suryani.
Harianjogja.com, SLEMAN- Masifnya swab massal yang dilakukan sejumlah Pemkab di DIY menyebabkan penumpukan sampel uji swab di lima laboratorium. Kondisi tersebut berdampak pada lamanya hasil uji swab suspect Covid-19.
Kepala Dinas Kesehatan Sleman Joko Hastaryo mengakui hingga kini hasil uji swab bagi 12 ASN Dinas Koperasi dan UKM Sleman belum keluar. Penyebabnya, kata Joko, sampel yang dikirim Dinkes ke laboratorium penguji ditolak karena antrean sampel yang menumpuk. "Saat ini laboratorium penuh, banyak yang menolak termasuk sampel 12 ASN itu. Sudah seminggu lalu sampai hari ini belum ada hasilnya karena antriannya luar biasa," katanya Joko, Senin (27/7/2020).
Menurut Joko, di DIY terdapat lima laboratorium untuk pengujian sampel swab. Meliputi BBTKLPP, RSUP Sardjito, Laboratorium Mikrobiologi FKKMK UGM, Balai Besar Veteriner Wates dan RSPAU Hardjolukito. "Semua menolak sampel kiriman Sleman. Kami akhirnya berkomunikasi dengan laboratorium FKIK UMY dan mereka sanggup untuk menerima (sampel). Sehari bisa memeriksa 60-100 specimen," katanya.
Diakui Joko, kemampuan laboratorium uji swab di DIY masih terbatas. Kemampuan satu laboratorium dalam sehari hanya bisa menguji antara 200-300 pemeriksaan. Padahal banyak rumah sakit, Dinkes kabupaten yang melakukan swab massal, seperti Bantul dan Sleman.
Gagal Usung Ipar Jokowi di Pilkada Gunungkidul, Nasdem Kenalkan Mayor Sunaryanto
Bantul, katanya, semestinya memeriksa spesimen di laboratorium BBTKLPP sementara Sleman di laboratorium FKKMK UGM. "Tetapi sepekan terakhir BBTKLPP sudah tidak kuat menampung sampel dari Bantul. Makanya 600 sampel di BBTKLPP dikirim ke FKKMK UGM. Padahal di BBTKLPP kapasitas pengujiannya sangat besar dan tidak pernah libur," katanya.
Kondisi tersebut, menyebabkan penumpukan pengujian spesimen sehingga sampel yang dikirim dari Sleman pun ditolak (di FKKMK UGM). Menurut Joko selama ini laboratorium penguji terus melakukan pengujian banyak spesimen. Baik atas permintaan rumah sakit, Dinkes di DIY maupun specimen dari Jawa Tengah yang diuji oleh BBTKLPP.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gusti Prabukusumo kembali terpilih sebagai Ketua PMI DIY periode 2026-2031. Penguatan relawan dan ketersediaan darah menjadi fokus utama.
Harga emas Pegadaian hari ini, Sabtu 5 September 2026, mencakup Antam, UBS, dan Galeri 24 lengkap dengan harga buyback.
Kemlu memastikan dampak kabut asap karhutla lintas negara ditangani melalui kerja sama ASEAN dan koordinasi dengan negara tetangga.
Prabowo meminta penertiban kawasan hutan dilakukan tegas, profesional, transparan, dan akuntabel. Hasil penanganan diumumkan September 2026.
China menangkap 52 warga Singapura di Guangxi terkait dugaan skema piramida. Investigasi masih berlangsung dan Singapura meminta informasi.
Harga cabai rawit merah mencapai Rp84.000 per kg. Simak daftar harga pangan nasional menurut PIHPS 5 September 2026.