Gunungkidul Kekurangan 936 Guru, Disdik Tarik Tenaga dari Sekolah Swasta
Gunungkidul kekurangan guru SD-SMP. Disdik menugaskan guru sekolah swasta dan guru TK untuk membantu memenuhi kebutuhan tenaga pendidik.
Wisatawan mengunjungi Pantai Kukup saat masa percobaan new normal, Gunungkidul, Minggu (28/6/2020)./Harian Jogja-Gigih M Hanafi
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Gunungkidul sudah ramai wisatawan. Baru dalam tahap uji coba pembukaan objek wisata selama masa adaptasi kehidupan baru (new normal), tempat jalan-jalan di kabupaten tersebut sudah dikunjungi lebih dari 100.000 pelancong.
Dinas Pariwisata Gunungkidul mecatatkan kunjungan sebanyak 100.089 pengunjung selama uji coba pembukaan destinasi wisata sejak 22 Juni lalu. Pendapatan Asli Daerah yang diraup Rp842.983.075.
BACA JUGA: Laboratorium Uji Swab Covid-19 Kelebihan Beban, Sampel dari Sleman Ditolak
Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Hary Sukmono, mengatakan sudah ada 25 destinasi wisata yang telah diuji coba untuk dibuka. Jumlah ini merupakan akumulasi dari objek wisata di Bumi Handayani mulai dari sektor pantai, penggunungan, susur sungai hingga destinasi wisata lainnya.
Sejak dibuka pertama kali pada Senin (22/6/2020) hingga sekarang total kunjungan mencapai 100.089 wisatawan. Destinasi pantai masih menjadi primadona karena mayoritas kunjungan banyak dilakukan ke kawasan pesisir. “Memang ada destinasi lain seperti Gunung Api Purba Nglanggeran, lembah Ngingrong atau cave tubing Kalisuci, tapi kunjungannya tak seramai di kawasan pantai,” kata dia, Senin (27/7/2020).
Hari menuturkan, pandemi Covid-19 sangat berdampak di sektor wisata. Selama beberapa bulan, objek wisata ditutup sehingga berpengaruh terhadap target PAD yang dimiliki dinas pariwisata. “Sekarang sudah mulai ada pemasukan. Total selama uji coba PAD yang masuk sebesar Rp842.983.075,” kata mantan Kepala Bidang Pengembangan Produk Wisata ini.
BACA JUGA: Kasus Positif Corona Indonesia Tembus 100.000 Lebih
Penyelenggaraan wisata selama uji coba harus menaati norma sesuai dengan protokol kesehatan untuk adaptasi kebiasaan baru. Protokol ketat ini dilakukan sebagai upaya dalam pencegahan penyebaran virus Corona.
Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Asti Wijayanti, mengatakan protokol kesehatan harus ditaati karena setiap pengunjung yang datang akan dicek suhu tubuh hingga wajib menggunakan masker. Selain itu, di setiap destinasi juga disediakan fasilitas cuci tangan hingga memberikan akses keluar masuk yang berbeda bagi pengunjung.
Jam operasional maupun jumlah pengunjung di destinasi juga dibatasi. Di kawasan Pantai Baron, jumlah kunjungan dibatasi sebanyak 5.000 orang per harinya. “Ini juga berlaku bagi destinasinya karena kapasititasnya dibatasi separuh dari kuota normal,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul kekurangan guru SD-SMP. Disdik menugaskan guru sekolah swasta dan guru TK untuk membantu memenuhi kebutuhan tenaga pendidik.
Ingin menerapkan parenting ala 90-an? Simak 5 cara membatasi screen time, mempererat keluarga, dan melatih kemandirian anak.
Prediksi Milan vs Atalanta di Serie A 2026-2027. Rossoneri mengincar kemenangan kandang ketiga beruntun, tetapi Atalanta punya rekor apik.
Pengelola TK Heshi Peixin di China dihukum seumur hidup setelah 247 anak memiliki kadar timbal tinggi akibat makanan terkontaminasi.
Persita mengalahkan Persija 3-2 lewat gol Aleksa Andrejić pada menit 90+5. Kekalahan ini memutus empat kemenangan beruntun Macan Kemayoran.
Cari aplikasi streaming bola resmi? Simak 7 pilihan untuk menonton pertandingan, mengikuti skor, dan menikmati cuplikan sepak bola di HP.