Ilmuwan Jepang Ciptakan Robot yang Bisa Tersenyum dengan Kulit Hidup di Wajahnya
Ilmuwan Jepang membuat wajah robot yang bisa tersenyum karena wajahnya menyalin struktur jaringan kulit manusia.
Ilustrasi sejumlah petugas saat melakukan pemeriksaan sampel di Laboratorium Virologi, BBTKLPP Yogyakarta, Rabu (18/3/2020). /Harian Jogja-Sunartono.
Harianjogja.com, SLEMAN—FKKMK UGM memberikan penjelasan terkait banyaknya antrean laboratorium uji swab Covid-19.
Ketua Tim Laboratorium Covid-19 FK-KMK UGM, Titik Nuryastuti menjelaskan antrean itu dilatarbelakangi banyaknya tracing kontak dan surveillance yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan kabupaten/kota. Saat ini, spesimen yang diuji di laboratorium tersebut berasal dari sejumlah rumah sakit (RS) rujukan di DIY, puskesmas di Kulonprogo dan Kota Jogja, serta dari sejumlah puksesmas di Sleman.
BACA JUGA : Laboratorium Uji Swab Covid-19 Kelebihan Beban, Sampel
"Kami prioritaskan spesimen dari RS. Kalau dari rumah sakit ada 100 sampel, maka kami periksa 150 untuk dinas. Dari RS memang kami prioritaskan supaya tidak mengantre, karena spesimen dari pasien. Jangan sampai beban pasien di RS tinggi karena overload pasien. Kalau lewat dinas, itu biasanya OTG, jadi bisa isolasi mandiri," katanya, Senin (28/7/2020).
Titik mengakui laboratoriumnya membatasi sampel yang masuk dari Dinas Kesehatan kabupaten/kota supaya tidak terjadi penumpukan sampel swab. Kemampuan petugas di labnya yang hanya terdiri dari 12 laborat dan 4 admin dirasanya cukup menjadi kendala. Saat ini, ia tengah mengajukan permohonan penambahan sumber daya manusia ke Pemda DIY untuk labnya sejumlah 12 petugas.
BACA JUGA : Pemeriksaan Sampel Swab Covid-19 di Jogja Bakal Keluar
"Iya dari dinas kami batasi dulu, kalau RS enggak. Pengambilan swab itu perlu diatur, kalau bisa tidak bareng-bareng, tapi bertahap sesuai kapasitas lab. Sambil kami minta tambahan SDM ke Pemda DIY supaya kapasitas lab juga bisa bertambah," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ilmuwan Jepang membuat wajah robot yang bisa tersenyum karena wajahnya menyalin struktur jaringan kulit manusia.
PSIS Semarang resmi menunjuk Widodo C Putro sebagai pelatih anyar untuk memburu target promosi ke Liga 1 musim 2026/27.
BPBD Gunungkidul belum menetapkan siaga darurat kekeringan meski musim kemarau 2026 sudah dimulai sejak akhir April.
BNPB melaporkan banjir melanda Sulawesi Tengah, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat akibat hujan deras, ribuan rumah terendam.
KPK mendalami dugaan aliran uang kepada Bupati Tulungagung nonaktif Gatut Sunu Wibowo lewat pemeriksaan sembilan saksi.
Anwar Ibrahim mendesak Israel segera membebaskan aktivis Global Sumud Flotilla yang ditahan saat membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza.