Ratusan Spesimen Tes Swab di Gunungkidul Mengantre di Laboatorium

Ilustrasi. - Freepik
03 Agustus 2020 20:37 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Sedikitnya 2.211 warga Gunungkidul telah diambil uji specimen untuk tes corona. Adapun hasilnya, 113 orang dinyatakan corona, 1.840 dinyatakan negatif. Sedangkan sebanyak 258 spesimen masih dalam proses uji laboratorium.

Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, upaya pengambilan specimen terus dilakukan. Langkah ini diambil sebagai upaya penanggulangan penyebaran corona. Pasalnya, dengan pengetesan ini akan diketahui peta kerawanan dan potensi penularan.

Total hingga saat ini sudah ada 2.211 warga yang dilakukan uji specimen. Mayoritas hasil tes dinyatakan negatif karena dari jumlah itu yang dinyatakan positif ada 113 orang. “Yang masih tunggu ada 258 spesimen. Sedangkal lainnya sebanyak 1.840 orang dinyatakan negatif corona,” kata Dewi, Senin (3/8/2020).

BACA JUGA: UGM Minta Warganya yang Jadi Korban Pelecehan Seksual Dosen Swinger untuk Melapor

Dia menjelaskan, untuk kasus positif masih berpotensi bertambah karena masih ada hasil uji specimen yang belum keluar. Meski demikian, pada Senin kemarin ada tambahan empat kasus positif baru yang berasal dari Kapanewon Wonosari, Patuk dan dua lainnya dari Kapanewon Gedangsari. “Ada yang tepapar karena riwayat perjalanan ke daerah zona merah, tapi ada juga karena kontak dengan pasien positif sehingga tertular,” katanya.

Dewi menambahkan, dari 133 kasus postif, 81 orang dinyatakan sembuh. Sedangakan sisanya seanyak 29 pasien masih mejalani perawatan di rumah sakit dan tiga pasien dinyatakan meninggal dunia.