Advertisement
Kelompok Mengatasnamakan Banser NU Dukung Suharsono-Totok
Salah satu komunitas yang mengatasnamakan anggota Barisan Ansor Serbaguna atau Banser Nahdlatul Ulama (NU) membentangkan spanduk bertuliskan "Aku Wong NU Dukung No-To, Selasa (4/8/2020) malam. - Harian Jogja/Ujang Hasanudin.
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL--Ratusan orang dari berbagai komunitas yang menamakan diri sukarelawan Sapu Jagat mendeklarasikan diri mendukung pasangan calon bupati dan wakil bupati Bantul, Suharsono-Totok Sudarto di kediaman Suharsono di Sewon, Bantul, Selasa (4/8) malam.
Salah satu komunitas yang deklarasi tersebut adalah mengatasnamakan anggota Barisan Ansor Serbaguna atau Banser Nahdlatul Ulama (NU) dengan berseragam lengkap. Mereka juga membentangkan spanduk bertuliskan "Aku Wong NU Dukung No-To," bunyi tulisan tersebut. No-To merupakan singkatan dari Suharsono-Totok.
Advertisement
Koordinator Sapu Jagat, Kiai Muhammad Asrofi mengatakan ratusan orang yang deklarasi tersebut terdiri dari berbagai elemen, seperti santri, pedagang kaki lima, pegiat seni, dan beberapa organisasi masyarakat. Elemen tersebut dikuinya sebagian besar adalah warga Nahdlyin-sebutan bagi warga NU tidak berafiliasi dengan partai politik.
BACA JUGA : Abdul Halim Muslih Diklaim Didukung 10 Kiai NU untuk
"Kami warga Nahdliyin yang non struktural," kata Asrofi.
Pengasuh Lembaga Pendidikan Darul Hikmah, Trirenggo, Bantul ini berujar dukungan terhadap No-To murni dari aspirasi di bawah agar pembangunan Bantul terus berjalan dan tidak terputus setelah Pilkada ini.
Ketua Tim Posko Pemenangan No-To, Arif Iskandar mengatakan dukungan warga Nahdliyin menunjukan bahwa Pilkada adalah mencari sosok pemimpin daerah yang tidak ada kaitannya dengan Ormas NU dan Muhammadiyah secara organisasi yang selama ini beredar isu 'pertarungan' kedua ormas keagamaan.
Menurut dia NU dan Muhammadiyah merupakan ormas keagamaan yang netral yang tidak boleh dibawa-bawa dalam ranah politik praktis. "Pilkada ini mencari pemimpin daerah," ujar Arif.
BACA JUGA : Golkar Ancam Pecat Kader yang Tak Dukung Suharsono
Arif yang juga menjabat sebagai Sekretaris Nasdem ini mengaku warga NU yang pernah menjabat sebagai Sekretaris Pimpinan Cabang NU (PCNU) Bantul dan sempat menjabat sebagai sekretaria Gerakan Pemuda Ansor dan mantan ketua IPPNU Piyungan.
Adanya deklarasi Sapu Jagat, kata dia, semakin menambah dukungan No-To yang sampai saat ini sudah ada 34 kelompok relawan yang menyatakan dulungannya. Arif juga mengklim dukungan partai bertambah, setelah Gerindra, Nasdem, Golkar, PKS, dan PPP, kini bertambah lagi PBB. Sementara Demokrat dan PAN masih dalam proses komunikasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Prabowo Subianto Ultimatum Lembaga Penegak Hukum untuk Berbenah Diri
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Kunjungan di Breksi Diperkirakan Tak Seramai Tahun Lalu
- Ingin Berlibur ke Solo tanpa Macet, Cek Jadwal KRL Minggu 22 Maret
- Catat bagi Warga Soloraya, Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 22 Maret 2026
- Ingin Balik setelah Lebaran di Jogja, Ini Jadwal KA Bandara YIA
- Jadwal KA Prameks Rute Kutoarjo-Jogja Minggu 22 Maret 2026
Advertisement
Advertisement







