Bukannya Menghindar, Anak-anak SD Ini Malah Keroyok Puting Beliung sampai Hilang

Tangkapan layar siswa keroyok angin. - Twitter @jogjaupdate.com
09 Agustus 2020 12:37 WIB Bernadheta Dian Saraswati Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Biasanya, orang akan lari ke tempat aman jika ada angin besar seperti puting beliung. Mereka akan mengamankan diri agar tidak terkena benda-benda yang beterbangan tersapu angin. 

Namun sepertinya tidak pada segerombolan anak-anak ini.

Sebuah video yang tengah viral diunggah oleh akun Twitter @jogjaupdate.com. Video tersebut menunjukkan adanya angin puting beliung yang berputar-putar di sebuah lapangan. Tak diketahui di mana lokasi peristiwa itu. 

Namun anehnya, bukannya lari ketakutan, anak-anak yang sepertinya masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) itu malah 'mengeroyok' angin yang membahayakan itu. 

Awalnya hanya terlihat beberapa anak yang mendekat. Mereka mengejar dan melempari pusaran angin itu dengan batu. Melihat keberanian teman-temannya, siswa lain pun ikut mendekat. Tak hanya siswa laki-laki, siswa perempuan pun juga ikut turun ke lapangan. 

Video berdurasi sekitar 1:38 menit tersebut menunjukkan keramaian di tengah lapangan, hingga akhirnya si angin bergerak ke arah lain dan akhirnya menghilang. 

Seakan si angin takut dengan keroyokan anak-anak, akun @jogjaupdate.com pun menuliskan keterangan atau caption foto dengan kalimat menggelitik. "Cuma di Indonesia, puting beliung nggak punya harga diri," tulis @jogjaupdate.com, sembari mantion ke akun pengirim video tersebut. 

Warganet pun ikut berkomentar. Ada yang menyebut keberanian anak-anak itu mencerminkan keberanian bintang kartun Avatar. 

"iki kabeh bocahe avatar, kuil pengendali udara sblm diserang negara api [in isemua anaknya Avatar, pengendali udara sebelum diserang negara api]," tulis @astradrmwn.

Ada pula yang salah fokus dengan caption yang dituliskan @jogjupdate.com. "Gagal fokus sama captionsnya," tulis @vioretie.

"Angine mutung juk trus ngilang [anginnya ngambeg terus menghilang]," tulis @inodiancuk.

Warganet lain juga banyak yang meminta admin untuk mengunggah video tersebut di Youtube. 

Sumber : Twitter