Bikin Geger, Kabel dan Amplop Berisi Tulisan Ancaman Bom Ditemukan di Masjid UNY

Ilustrasi. - Freepik
11 Agustus 2020 13:37 WIB Hery Setiawan (ST 18) Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN - Sejumlah benda yang dicurigai sebagai bom rakitan ditemukan di loker Masjid Mujahidin Universitas Negeri Yogyakarta [UNY] pada Selasa (11/8/2020) pukul 09.00 WIB.

Kasat Reskrim Polres Sleman, AKP Deni Irwinsyah mengatakan berdasarkan penyelidikan dan hasil olah tempat kejadian perkara [TKP] tidak ditemukan indikasi membahayakan dari benda-benda tersebut.

Baca juga: Asyik! Pemerintah Perpanjang Diskon Tagihan Listrik hingga Desember 2020

Adapun, benda mencurigakan yang diduga sebagai bom rakitan itu terdiri dari rangkaian kabel dan penghitung waktu. Di tempat yang sama ditemukan juga sebuah amplop, tas, kotak rokok, dan sebuah kertas yang bertuliskan “BOM! BILA TERIAK MELAWAN MELEDAK BERSAMA”.

Soal kalimat bernada ancaman itu, Deni menerangkan pihak kepolisian masih melakukan kajian lebih dalam. Melaui keterangan saksi, barang bukti dan juga video yang tertangkap melalui kamera CCTV di sekitar lokasi, harapannya dapat ditemukan siapa orang yang meletakan benda-benda tersebut.

Baca juga: Ubur-ubur Api Kembali Muncul di Sepanjang Pantai Kulonprogo, Wisatawan Diimbau Waspada

“CCTV di sekitar kampus dan parkiran ada banyak. Kita coba buka tadi sudah kita back up semuanya. Semoga dari situ bisa kelihatan identitas orang yang meletakkan barang itu,” ujarnya.

Sebagai informasi, benda yang dikira bom tersebut mulanya ditemukan oleh Daris Cahyanto, 23, Takmir Masjid Mujahidin UNY. Saat itu ia tengah membersihkan loker penyimpanan barang. Kemudian, ia menumkan sebuah amplop berwarna coklat. Setelah dibuka, tak disangka, dibaliknya ada benda menyerupai bom rakitan beserta kertas bertuliskan kalimat ancaman.

Selepas itu Daris menghubungi seorang temannya yang bernama Riski Nugra. Keduanya lalu mengeluarkan benda-benda tersebut dari loker kemudian meletakkannya di area luar Masjid Mujahidin UNY. Temuan tersebut turut dilaporkan juga kepada petugas keamanan kampus.