Mamdani Respons Trump, Surat Penangkapan ICC Netanyahu Harus Serius
Wali Kota New York Zohran Mamdani menegaskan surat penangkapan ICC terhadap Benjamin Netanyahu harus dihormati, meski Donald Trump menyatakan sebaliknya.
Sri Sultan HB X/Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA—Gubernur DIY Sri Sultan HB X tidak melarang warganya menggelar kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia, seperti tirakatan, asalkan protokol kesehatan benar-benar diterapkan.
“Saya tidak akan melarang, tetapi tolong [disiplin protokol kesehatan] karena kondisinya masih fluktuatif di Jogja,” kata Sultan di Kompleks Kepatihan, Jogja, Selasa (11/8/2020).
Jajaran Pemda DIY, kata dia, tidak memiliki rencana untuk menggelar tirakatan atau resepsi peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan RI, kecuali pengibaran bendera di Gedung Agung, Kota Jogja, pada pukul 07.00 WIB dilanjutkan menyaksikan peringatan 17-an yang berlangsung di Istana Negara melalui video conference.
BACA JUGA: Tersangka Penyerangan Atas Nama Agama di Solo Menangis Saat Digelandang Polisi
Meski demikian, masyarakat yang berencana menggelar tirakatan atau kegiatan lainnya untuk merayakan HUT kemerdekaan RI tetap diperbolehkan dengan syarat tetap mematuhi protokol kesehatan.
Menurut dia, dengan protokol kesehatan seperti memakai masker dan menjaga jarak, peringatan kemerdekaan RI tidak akan memunculkan masalah baru penularan virus Corona jenis baru di DIY.
“Saya kira karena memang kondisi seperti ini, memang ada keterbatasan dan Pemerintah Pusat sudah mengambil kebijakan untuk itu. Jadi mari sama-sama menaati itu dengan harapan [penyelenggaraan] tidak berlebihan,” kata dia.
BACA JUGA: Jadwal Siaran Langsung Liga Champions: Dimulai Atalanta Vs PSG Nanti Malam
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Sleman meniadakan kegiatan malam tirakatan peringatakan hari kemerdekaan, baik di tingkat kabupaten, kecamatan, desa, padukuhan, hingga RT/RW.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sleman Harda Kiswaya mengatakan peniadaan kegiatan itu diputuskan untuk mencegah adanya masyarakat yang berkumpul pada satu lokasi sehingga berpotensi memunculkan penyebaran Covid-19.
"Kami imbau masyarakat hingga di tingkat RT/RW untuk meniadakan kegiatan malam tirakatan pada tahun ini," kata Harda.
BACA JUGA: Bantul Pangkas Dana Kegiatan Seni Budaya hingga Rp6 Miliar
Pemerintah Kota Jogja juga meminta warganya tidak menggelar acara malam tirakatan guna mencegah penularan Covid-19.
"Sesuai arahan dari Kemensesneg dan sudah ada surat edaran wali kota, maka malam tirakatan atau tasyakuran menjelang Hari Kemerdekaan Indonesia tidak digelar terlebih dulu," kata Wakil Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi.
Heroe mengatakan masyarakat tetap dapat memeriahkan acara peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan RI melalui cara lain.
"Tahun ini, kesemarakan digelar selama satu bulan penuh, sepanjang Agustus. Mulai dengan memasang bendera, umbul-umbul, dan dekorasi lainnya," kata Heroe.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wali Kota New York Zohran Mamdani menegaskan surat penangkapan ICC terhadap Benjamin Netanyahu harus dihormati, meski Donald Trump menyatakan sebaliknya.
KPK mengungkap dugaan penerimaan Rp12,4 miliar oleh Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini dari praktik korupsi proyek dan suap.
APBN semester I/2026 mencatat defisit Rp196,5 triliun. Pemerintah memastikan pengelolaan kas negara tetap terjaga melalui strategi pembiayaan fiskal.
Padhang Bulan Fest 2026 digelar 18–21 September di Jogja dengan Safari Dakwah dan festival di JEC. Targetkan 25.000 pengunjung.
Densus 88 menangkap dua terduga teroris di Ciamis dan Lampung terkait dugaan propaganda dan rekrutmen melalui media sosial.
Akses air perpipaan di Kota Jogja baru 30 persen. Wali Kota Hasto Wardoyo mengingatkan risiko pencemaran air sumur bagi warga.