ATSI: Penerapan MNP di Indonesia Bisa Butuh Waktu 34 Tahun
ATSI memperkirakan penerapan MNP di Indonesia membutuhkan waktu 3–4 tahun karena tantangan teknis, regulasi, dan biaya.
Sri Sultan HB X/Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA—Gubernur DIY Sri Sultan HB X tidak melarang warganya menggelar kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia, seperti tirakatan, asalkan protokol kesehatan benar-benar diterapkan.
“Saya tidak akan melarang, tetapi tolong [disiplin protokol kesehatan] karena kondisinya masih fluktuatif di Jogja,” kata Sultan di Kompleks Kepatihan, Jogja, Selasa (11/8/2020).
Jajaran Pemda DIY, kata dia, tidak memiliki rencana untuk menggelar tirakatan atau resepsi peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan RI, kecuali pengibaran bendera di Gedung Agung, Kota Jogja, pada pukul 07.00 WIB dilanjutkan menyaksikan peringatan 17-an yang berlangsung di Istana Negara melalui video conference.
BACA JUGA: Tersangka Penyerangan Atas Nama Agama di Solo Menangis Saat Digelandang Polisi
Meski demikian, masyarakat yang berencana menggelar tirakatan atau kegiatan lainnya untuk merayakan HUT kemerdekaan RI tetap diperbolehkan dengan syarat tetap mematuhi protokol kesehatan.
Menurut dia, dengan protokol kesehatan seperti memakai masker dan menjaga jarak, peringatan kemerdekaan RI tidak akan memunculkan masalah baru penularan virus Corona jenis baru di DIY.
“Saya kira karena memang kondisi seperti ini, memang ada keterbatasan dan Pemerintah Pusat sudah mengambil kebijakan untuk itu. Jadi mari sama-sama menaati itu dengan harapan [penyelenggaraan] tidak berlebihan,” kata dia.
BACA JUGA: Jadwal Siaran Langsung Liga Champions: Dimulai Atalanta Vs PSG Nanti Malam
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Sleman meniadakan kegiatan malam tirakatan peringatakan hari kemerdekaan, baik di tingkat kabupaten, kecamatan, desa, padukuhan, hingga RT/RW.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sleman Harda Kiswaya mengatakan peniadaan kegiatan itu diputuskan untuk mencegah adanya masyarakat yang berkumpul pada satu lokasi sehingga berpotensi memunculkan penyebaran Covid-19.
"Kami imbau masyarakat hingga di tingkat RT/RW untuk meniadakan kegiatan malam tirakatan pada tahun ini," kata Harda.
BACA JUGA: Bantul Pangkas Dana Kegiatan Seni Budaya hingga Rp6 Miliar
Pemerintah Kota Jogja juga meminta warganya tidak menggelar acara malam tirakatan guna mencegah penularan Covid-19.
"Sesuai arahan dari Kemensesneg dan sudah ada surat edaran wali kota, maka malam tirakatan atau tasyakuran menjelang Hari Kemerdekaan Indonesia tidak digelar terlebih dulu," kata Wakil Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi.
Heroe mengatakan masyarakat tetap dapat memeriahkan acara peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan RI melalui cara lain.
"Tahun ini, kesemarakan digelar selama satu bulan penuh, sepanjang Agustus. Mulai dengan memasang bendera, umbul-umbul, dan dekorasi lainnya," kata Heroe.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
ATSI memperkirakan penerapan MNP di Indonesia membutuhkan waktu 3–4 tahun karena tantangan teknis, regulasi, dan biaya.
RANS Entertainment memuncaki peringkat global live streaming YouTube dengan 2,96 juta jam tonton berdasarkan data Streams Charts.
Pegadaian meraih empat KESGI Award 2026 atas kinerja ESG di sektor inklusi keuangan, meliputi pilar lingkungan, sosial, dan tata kelola.
Maarten Paes disorot media Vietnam setelah Indonesia menahan Malaysia 0-0. Paes dinilai berperan penting saat Garuda bermain 10 pemain.
Cara cek BPJS Kesehatan nunggak atau tidak bisa dilakukan lewat Mobile JKN, PANDAWA, dan Care Center 165. Simak langkah lengkapnya.
SUV boxy makin populer di pasar global. Desainer Chery menilai desain mengotak bukan sekadar tren dan punya alasan fungsional.