RSPS Bantul Raih ISO 27001:2022, Perkuat Keamanan Data Pasien
Sertifikasi ISO 27001:2022 ini menjadi bukti keseriusan RSUD Panembahan Senopati Bantul dalam memberikan layanan yang aman dan profesional
Pasukan Bregada Winoto Manggolo saat beratraksi di Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Rabu (21/11/2018) malam./Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL--Dinas Kebudayaan Bantul mengakui selama pandemi Coronavirus Disease atau Covid-19 ini banyak kegiatan di bidang seni dan budaya yang terhenti. Sebab anggaran untuk dua jenis kegiatan tersebut terkena refocusing atau pemangkasan dalam rangka penanganan dan penanggulangan Covid-19 di Bumi Projotamansari.
Kepala Dinas Kebudayaan Bantul, Nugroho mengatakan ada Rp6 miliar lebih dana kegiatan seni dan budaya di instansinya yang dipangkas. Dana tersebut lebih dari 50% untuk kegiatan-kegiatan yang terkait seni budaya, seperti pertunjukan ketoprak, wayangan, dan atraksi seni lainnya di masyarakat dan di objek wisata.
BACA JUGA : Agenda Budaya 2020 Diluncurkan, Segini Jumlah Kegiatan
“Rata-rata kegiatan seni budaya yang tertunda ini kan digelar menghadirkan banyak orang,” kata Nugroho, Selasa (11/8/2020).
Ia mengatakan dalam waktu dekat ini pihaknya akan berkomunikasi dengan para pelaku seni dan budaya di Bantul untuk mengubah metode pementasan atau pertunjukan yang sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19. Sebab pandemi Covid-19 ini belum bisa diprediksi kapan berakhir.
Sementara kegiatan seni budaya juga harus jalan. Menurut Nugroho, kegiatan seni budaya tetap bisa dilakukan dengan memanfaatkan teknologi informasi (TI). Pementasan, kata dia, memungkinkan bisa dilaksanakan tanpa menghadirkan banyak penonton dan bisa disiarkan dengan bantuan TI. Hal itu sudah dilakukan oleh Forum Komunikasi Ketoprak Bantul (FKKB).
Sepi Job
Pihaknya tengah perjuangkan dalam pembahasan APBD perubahan 2020 ini agar kegiatan seni budaya tetap jalan meski di tengah pandemi.
BACA JUGA : Hibur Masyarakat, Pentas Seni Digelar secara Online
“Kami akan mengubah total semua kegiatan [seni budaya] yang berbeda dengan model dulu. Sekarang adanya pandemi harus menyesuaikan,” ujar Nugroho.
Rizky Rahma Nurwahuni, salah satu pedalang perempuan di Bantul mengatakan selama pandemi ini dirinya sudah tidak mendalang. Padahal ia termasuk perempuan yang sibuk memenuhi undangan mendalang di Bantul maupun luar daerah. Sepinya job mendalang membuat Rizky Rahma beralih kegiatan untuk sementara waktu. Ia bergabung di salah satu lembaga yang konsen dalam pendidikan.
“Terakhir [mendalang] Bulan Januari sebelum pandemi,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sertifikasi ISO 27001:2022 ini menjadi bukti keseriusan RSUD Panembahan Senopati Bantul dalam memberikan layanan yang aman dan profesional
Komnas HAM mendorong pengusutan tuntas kasus kekerasan anak di Daycare Little Aresha Jogja. Polisi buka peluang tersangka bertambah.
Kemkomdigi memblokir 3,45 juta situs judi online sejak Oktober 2024. Perputaran dana judol 2025 tercatat Rp286 triliun.
Pratama Arhan memperkenalkan Inka Andestha sebagai kekasih barunya lewat unggahan romantis di Instagram usai resmi bercerai dari Azizah Salsha.
Sony resmi membawa PS5 Pro ke Indonesia mulai 20 Mei 2026 dengan harga Rp15,499 juta. Ini spesifikasi, fitur AI, dan peningkatannya.
Libur panjang mendongkrak wisata Bantul. Sebanyak 35.011 wisatawan berkunjung dengan retribusi mencapai Rp506,3 juta.