Tingkatkan Partisipasi Pemilih Pemula Melalui Pemilos Serentak

Suasana audiensi perencanaan pelaksanaan Pemilos 2020 di Ruang Menoreh, Kompleks Pemkab Kulonprogo, Selasa (11/8/2020). - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara.
12 Agustus 2020 07:17 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO--Pemilihan OSIS (Pemilos) tingkat SMA/SMK sederajat di Kulonprogo untuk pertama kalinya akan digelar secara serentak pada September 2020 mendatang. Kegiatan Pemilos serentak ini merupakan program sosialisasi bagi pemilih pemula yang diinisiasi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kulonprogo.

Ketua KPU Kulonprogo, Ibah Muthiah mengatakan penyelenggaran pemilos serentak bertujuan untuk mengedukasi para pelajar yang notabene pemilih pemula tentang pentingnya demokrasi. Di samping itu juga untuk meningkatkan partisipasi pemilih pemula pada pemilihan umum mendatang.

BACA JUGA : Pemilos SMA Islam 1 Sleman Jadi Ajang Belajar Demokrasi 

Selama ini partisipasi pemilih pemula di Kulonprogo dalam setiap agenda pemilu tergolong masih rendah. KPU Kulonprogo mencatat, pada pemilu 2019 lalu, jumlah pemilih pemula baru 13.924 orang dari total Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPThp) yakni sebanyak 334.893 orang. Jika diprosentase, maka pemilih pemula di Kulonprogo baru berkisar 4,18 persen.

"Atas hal itu melalui pemilos serentak 2020, kami berharap bisa meningkatkan partisipasi pemilih pemula di kemudian hari. Selain itu mereka [pemilih pemula] kami harapkan bisa jadi kader untuk Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara," kata Ibah, ditemui awak media usai audiensi dengan Bupati Kulonprogo, terkait penyelenggaraan Pemilos Serentak 2020 di Ruang Menoreh, Kompleks Pemkab Kulonprogo, Selasa (11/8/2020).

Pemilos serentak ini rencananya akan digelar pada 20-26 September 2020, dengan melibatkan 53 SMA/SMK, tujuh Madrasah Aliyah baik negeri maupun swasta, dan 15 Madrasah Tsanawiyah swasta dan negeri di Kulonprogo. Sebelum pelaksanaan pemilos serentak, KPU akan memberi pelatihan kepada Panitia Pemilihan OSIS (PPO) masing-masing tiga siswa dan satu pendamping.

BACA JUGA : Belajar Berdemokrasi, Ribuan Siswa SMKN 1 Pengasih Ikuti

Terkait teknis pemilihan, Ibah menyebut akan dilakukan dengan cara online sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19. Para pemilih memberikan hak suara, salah satunya melalui layanan Google Form. Pun demikian dengan proses kampanye Calon ketua OSIS yang hanya boleh dilakukan melalui media sosial.

Bupati Kulonprogo, Sutedjo menyambut baik rencana kegiatan ini. Menurutnya, Pemilos serentak merupakan bagian dari proses edukasi bagi generasi muda untuk bisa mengenal lebih dalam tentang demokrasi.

Melalui cara ini pula jadi satu upaya pemerintah menyiapkan generasi muda untuk terlibat dalam proses kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Proses pemilos merupakan penanaman nilai demokrasi di kalangan siswa sejak dini. Ini perlu dan harus dilakukan," ujarnya.