Dikabarkan Jadi Cabup Gunungkidul Lewat Nasdem, Ini Jawaban Immawan Wahyudi
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Partai Nasdem dikabarkan mengusung Immawan Wahyudi dan Martanty Soenar Dewi sebagai calon bupati dan wakil bupati Gunungkidul dalam Pilkada 2020.
Kabar itu menyeruak setelah gambar berisi salinan surat keputusan (SK) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) NasDem tentang pengusungan cabup dan cawabup Gunungkidul tersebar di dunia maya, Rabu (19/8/2020) malam. Di dalam SK disebutkan DPP Nasdem memberikan persetujuan kepada Immawan dan Martanty sebagai pasangan cabup dan cawabup dari Partai Nasdem untuk mengikuti Pilkada Gunungkidul 2020.
Advertisement
BACA JUGA: Long Weekend, 29 Daerah Ini Sebaiknya Dihindari karena Masih Zona Merah Corona
SK bernomor 152-kpts/DPP-NasDem/VIII/2020 itu ditandatangani oleh Ketua Umum DPP Nasdem Surya Paloh dan Sekjen Johnny G. Plate tertanggal 18 Agustus 2020. Tembusan SK ini disampaikan kepada Ketua Majelis Tinggi Partai Nasdem, Ketua Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu, Ketua Teritorial Pemenangan Pemilu DIY, Dewan Pimpinan Wilayah Nasdem DIY, DPD Nasdem Gunungkidul, serta Immawan dan Martanty.
Salinan SK ini tersebar di medsos dan grup-grup WhatsApp masyarakat Gunungkidul. Namun, Ketua DPD Nasdem Gunungkidul, Suparjo, mengaku belum mengetahui kabar itu. Ia juga mengaku belum menerima SK tentang pencalonan cabup dan cawabup Gunungkidul yang diusung partainya. "Saya belum menerima itu, jadinya belum tahu," ucapnya melalui pesan singkat, Rabu malam.
Kendati begitu, Suparjo menyatakan tidak mempermasalahkan keputusan DPP.
BACA JUGA: Butet Kartaredjasa: Ada Berkah di Balik Pandemi Covid-19
Sementara itu, Immawan Wahyudi, saat dihubungi melalui pesan singkat terkait pengusung dirinya sebagai Cabup Gunungkidul dari Partai Nasdem memilih irit bicara. "Insallah," tulisnya.
Immawan merupakan kader sekaligus pengurus PAN. Namun Wakil Bupati Gunungkidul periode 2015-2020 ini tidak diusung PAN untuk maju dalam pilkada di Bumi Handayani. Partai besutan Amien Rais ini lebih memilih Rektor UNY, Sutrisna Wibawa, sebagai cabup dan Mahmud Ardi Widanta selaku cawabup. Pasangan tersebut telah mendapat dukungan dari PAN, Demokrat, PKS dan Gerinda.
BACA JUGA: BOB Gelar Lomba Desain Logo Berhadiah Puluhan Juta Rupiah
Adapun Martanty sebelumnya sempat menjadi kandidat bakal cawabup dari Partai Golkar karena Martanty adalah warga Kapanewon Ponjong, Gunungkidul dan tercatat sebagai kader Golkar yang aktif di pengurusan DPD Jawa Timur. Belakangan ia dicoret dari bursa calon karena dinilai belum memiliki kiprah yang mentereng di mata masyarakat.
"Selama pandemi Corona seharusnya dijadikan modal mengenalkan diri ke masyarakat, tapi faktanya tak juga digunakan untuk turun ke masyarakat. Komunikasi kami juga kurang lancar, sehingga diputuskan mencari figur baru untuk cawabup," ujar Sekretaris DPD Golkar Gunungkidul, Heri Nugroho, Juli 2020 lalu.
Sementara ini, Golkar bersama PKB selaku partai koalisi mengusung Mayor Sunaryanto, berpasangan dengan pegawai di lingkup Kementerian Pertanian asal Kapanewon Ponjong, Heri Susanto, sebagai cabup dan cawabup.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Para Calon Kepala Daerah Diingatkan Tidak Berkampanye Saat Masa Tenang
Advertisement
Ini Lima Desa Wisata Paling Mudah Diakses Wisatawan Menurut UN Tourism
Advertisement
Berita Populer
- Jelang Pilkada 2024, Dinas Kominfo Gunungkidul Tambah Bandwidth Internet di 144 Kalurahan
- Angka Kemiskinan Sleman Turun Tipis Tahun 2024
- Perluasan RSUD Panembahan Senopati Bantul Tinggal Menunggu Izin Gubernur
- Gunungkidul City Run & Walk 2024: Olahraga, Pariwisata, dan Kebanggaan Daerah
- Resmi Diluncurkan, 2 Bus Listrik Baru Trans Jogja Bertahan hingga 300 Km Sekali Isi Daya
Advertisement
Advertisement