Seluruhnya OTG, Pasien Positif Covid-19 di Kulonprogo Melonjak Enam Kasus

Ilustrasi. - Freepik
20 Agustus 2020 19:57 WIB Lajeng Padmaratri Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO--Jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Kulonprogo kembali melonjak pada Kamis (20/8) dengan adanya penambahan enam orang terkonfirmasi positif Covid-19.

Juru Bicara Percepatan Penanganan COVID-19 Kulonprogo, Baning Rahayujati menyebutkan penambahan enam kasus ini berasal dari hasil penelusuran kontak erat kasus KP-58 dan skrining petugas di salah satu fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Bantul.

"Dengan penambahan enam kasus ini maka total kasus Covid-19 di Kulonprogo sejumlah 66 kasus," kata Baning pada Kamis (2-/8/2020).

Ia memaparkan penambahan kasus ini meliputi kasus KP-61, laki laki, 61, asal Temon, kasus KP-62, perempuan, 63, asal Temon, dan kasus KP-63, perempuan, 48, asal Temon. Ketiganya terungkap dari penelusuran kontak erat kasus KP-58 yaitu perempuan asal Temon berusia 70 tahun yang dilaporkan positif Covid-19 pada 17 Agustus 2020 lalu lantaran kontak pendatang dari Jakarta.

Kemudian, tiga kasus lainnya merupakan hasil skrining petugas di fasyankes Bantul, meliputi kasus KP-64, perempuan, 48, asal Lendah, kasus KP-65, laki-laki, 55, asal Galur, serta kasus KP-66, laki-laki, 36, asal Sentolo.

Seluruh penambahan kasus di Kulonprogo hari merupakan kategori orang tanpa gejala (OTG) dan semua pasien tersebut kini dirawat di Rumah Singgah Teratai.

BACA JUGA: Napi yang Kabur dari Rutan Pajangan Kini Diburu Polisi

Dari total 66 kasus di Kulonprogo, 31 di antaranya sembuh, 33 masih dirawat. "Dari 33 pasien yang masih dirawat, ada 19 pasien diisolasi di rumah sakit rujukan dan 14 pasien isolasi mandiri. 12 di antaranya diisolasi di Rumah Singgah Teratai," imbuhnya.

Sebelumnya, Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo, Fajar Gegana menjelaskan bagi orang dengan kategori tanpa gejala atau pasien tanpa gejala (PTG) akan diisolasi di Rumah Singgah Teratai. "Ini golongan orang yang tidak ada gejala, namun positif. Mereka kami isolasi di ruangan tersendiri di Rumah Singgah Teratai," katanya.