Sampaikan Kepengurusan Baru, DPC PPP Sleman Siap Songsong Pilkada

Fungsionaris PPP menyerahkan daftar pengurus baru DPC PPP Sleman periode 2020-2025 kepada komisioner KPU Sleman, Senin (24/8/2020). - Harian Jogja/Abdul Hamid Razak
25 Agustus 2020 00:27 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Pengurus Partai Persatuan Pembagunan (PPP) bersama ratusan kader mendatangi KPU Sleman, Senin (24/8/2020). Mereka menyerahkan daftar fungsionaris baru DPC PPP Sleman.

Ketua DPW PPP DIY Amin Zakaria mengatakan sebelumnya DPC PPP Sleman diketuai oleh M Nasikhin dengan Sekretaris Khoirun dan Bendahara Siti Aisyah. Saat ini, Ketua DPC PPP Sleman dijabat KH Muhammad Yusuf (Gus Yusuf) dengan Sekretaris Sugiatno dan Bendahara Ngadiman.

"Proses penggantian pengurus DPC PPP Sleman ini sebenarnya sudah lama. Salah satu tujuannya tentu agar partai bisa berkompetisi dengan partai lainnya. Jadi prosesnya sudah sejak 2017 lalu diikuti oleh seluruh pimpinan di daerah, laskar, sayap dan pusat," katanya seusai bertemu dengan komisioner KPU Sleman.

Menurut Amin, laiknya kompetisi Formula 1, seluruh tim harus mampu bergerak bersama melakukan kompetisi. Guna memenangi kompetisi, kata Amin, butuh organisasi yang kuat dan mumpuni sehingga reorganisasi dan restrukturisasi kepengurusan merupakan hal yang mutlak.

Kepengurusan sebelumnya, kata Amin, belum mampu memberikan sesuatu yang diharapkan. Menurut Amin, pergantian kepengurusan DPC PPP Sleman sudah sepengetahuan DPP PPP dan sesuai dengan AD/ART Partai. Ketua yang lama, kata Amin, tetap di dalam struktur kepengurusan yang baru periode 2020-2015, hanya saja posisinya sebagai wakil ketua.

"Setelah kami sampaikan daftar pengurus yang ke KPU, kami akan mengingatkan SK pengurus yang baru ini ke Kemendagri dan KPU Pusat agar segera disampaikan ke KPU Sleman," kata Amin.

Ketua DPC PPP yang baru Gus Yusuf mengatakan langkah awal yang akan dilakukan adalah konsolidasi diinternal dan penataan struktur organisasi partai. Hal itu dilakukan karena lima tahun terakhir kepengurusan di DPC vakum.

Dia akan secepatnya melakukan konsolidasi dan penataan partai agar siap menghadapi dan memenangkan calon yang diusung pada Pilkada Sleman. "Selama ini kami intens berkomunikasi dengan semua partai dan semua calon. Tapi sampai saat ini belum ada titik temu, nanti akan kami sampaikan," katanya.

Tunggu Pusat

Seusai menerima salinan SK Kepengurusan DPC PPP Sleman yang baru, Ketua KPU Sleman Trapsi Haryadi mengatakan berdasarkan PKPU No.3/2017 tentang pencalonan dan Surat Dinas KPU RI No.625/2020 proses SK satu pintu di KPU RI. SK kepengurusan partai yang diakui adalah sesuai SK di KPU RI yang diberikan kepada KPU di daerah.

"Aturan itu yang menjadi pedoman kami, siapa yang berhak melakukan pendaftaran (proses Pilkada). Tadi yang diberikan kepada kami adalah SK dari DPW," katanya.

Pendaftaran calon bupati dan calon wakil bupati pada Pilkada Sleman, kata Trapsi, akan dilakukan pada 4-6 September mendatang. KPU Sleman, kata Trapsi, akan menunggu SK terakhir yang diberikan oleh KPU RI hingga satu hari sebelum masa pendaftaran calon bupati dan wakil bupati.

"Sementara yang menjadi acuan kami adalah SK terakhir yang diberikan oleh KPU RI. Kami akan sampaikan proses komunikasi dari pengurus PPP ini ke KPU RI agar menjadi sebuah kronologi. Itu sudah kami sampaikan kepada pengurus partai," katanya.