Cedera Pergelangan Tangan Ganggu Pengereman, Jorge Martin Absen di Sepang
Jorge Martin mundur dari MotoGP Malaysia 2026 karena kesulitan mengerem akibat cedera pergelangan tangan kanan. Aprilia kini fokus memulihkan kondisinya.
Ilustrasi belajar./Pixabay
Harianjogja.com, BANTUL—Kendala susah sinyal di beberapa wilayah di Bantul, tidak membuat sistem pembelajaran di tengah pandemi Covid-19 terganggu.
Dinas Pendidikan (Disdik) Bantul tetap menggelar pembelajaran dengan sistem luring. Salah satunya adalah dengan memaksimalkan guru untuk mendatangi siswa yang bermukim di daerah terpencil dan susah sinyal.
“Memang ada beberapa guru yang melakukan hal tersebut. Sebab, kami sadar di beberapa tempat, murid kesulitan mengakses proses kegiatan belajar dengan sistem daring,” kata Kepala Disdik Bantul Isdarmoko, Rabu (26/8/2020).
Beberapa daerah tersebut adalah kecamatan yang punya perbukitan seperti Pajangan, Dlingo dan beberapa kecamatan lainnya.
Oleh karena itu, dinas sejak awal memang telah memodifikasi bentuk pembelajaran baik secara daring maupun luring. Untuk daerah yang susah sinyal, Disdik Bantul telah meminta kepada sekolah untuk menugaskan sejumlah guru mendatangi kelompok belajar siswa maupun rumah siswa dalam mendampingi proses belajar mengajar.
“Tujuannya agar proses belajar mengajar tetap bisa berjalan dan materi bisa dengan mudah ditangkap oleh siswa. Tentunya, saat menjalankan kegiatan ini tetap dengan mengedepankan protokol kesehatan,” kata Isdarmoko.
Selain mendatangi rumah siswa, dinas juga telah meminta kepada sekolah untuk memberikan bantuan pulsa kepada siswa. Di mana, nantinya besaran bantuan pulsa untuk pembelajaran daring akan disesuaikan dengan kemampuan sekolah dan diambilkan dari dana bantuan operasional sekolah (BOS).
“Sesuai Permendikbud Nomor 19 Tahun 2020, BOS bisa digunakan untuk membeli pulsa internet bagi guru dan siswa dalam mendukung pembelajaran dari rumah selama masa darurat Covid-19,” katanya.
Salah satu guru MTS Ma\'arif Dlingo, Indri Astuti mengungkapkan, dirinya mendatangi muridnya di rumah mereka untuk membantu proses pembelajaran. Sebab, pembelajaran berbasis online sulit dilakukan, karena terkendala oleh sinyal.
Setidaknya, Indri mengaku dalam satu bulan biasa empat kali mendatangi muridnya. Hal ini dilakukan secara bergilir. Adapun tujuannya adalah agar kendala pembelajaran yang ada sedikit teratasi.
Meski demikian, Indri mengaku tetap mengedepankan protokol kesehatan saat memberikan materi ke muridnya. Selain mewajibkan murid memakai masker.
Disediakan pula cuci tangan dan hand sanitizer.
“Jadi bentuk pembelajaranya dalam satu sesi biasanya saya bertemu satu kelompok terdiri dari enam sampai dengan delapan murid. Nantinya, materi apa yang belum bisa dipahami, bisa langsung ditanyakan," paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jorge Martin mundur dari MotoGP Malaysia 2026 karena kesulitan mengerem akibat cedera pergelangan tangan kanan. Aprilia kini fokus memulihkan kondisinya.
Suzuki menyalip Honda sebagai produsen otomotif Jepang terbesar kedua berdasarkan penjualan global. Pertumbuhan di India menjadi pendorong utama.
Polisi menggerebek dugaan pabrik miras oplosan di toko mainan Bantul dan menyita 1.260 botol serta 16 jeriken alkohol.
AC Milan bersiap menghadapi Inter Milan dalam Derby della Madonnina. Simak perkiraan susunan pemain, kondisi tim, dan analisis pertandingan.
Jarak aman mobil saat hujan perlu ditambah menjadi 4–6 detik. Simak cara menghitung jarak, alasan pengereman lebih panjang, dan tips menghadapi aquaplaning.
Janice Tjen/Venus Williams gagal melaju ke final Guangzhou Open 2026 setelah kalah dari Polina Kudermetova/Maria Timofeeva dalam duel tiga set.