Jadi Klaster Baru Covid-19, Ini Imbauan untuk Pembeli Soto Lamongan di Bulan Agustus

Warung Soto Lamongan depan XT Square tutup setelah satu penjual dinyatakan positif Covid/19. / Harian Jogja / Catur Dwi Janati
30 Agustus 2020 09:17 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Wakil Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi mengimbau kepada seluruh pembeli Soto Lamongan di Jalan Veteran, depan XT Square untuk segera memeriksakan diri fasilitas layanan terdekat. Hal ini untuk mencegah menularnya virus corona lebih luas, mengingat Soto Lamongan ini telah menjadi klister baru di Kota Jogja.

Heroe meminta kepada seluruh masyarakat terutama saat Bulan Agustus yang membeli Soto Lamongan untuk segera memeriksakan diri ke layanan Kesehatan. “Sehingga para pembeli soto Lamongan pada bulan Agustus untuk segera periksa di layanan kesehatan terdekat, agar blocking kasus bisa dilakukan dan tidak menyebar kemana-mana,” katanya, Sabtu (29/8/2020).

BACA JUGA : Soto Lamongan Jadi Klaster Baru Penularan Covid-19 di Kota

Masyarakat yang membeli soto di warung tersebut diminta segera menceritakan kasusnya ke fasilitas layanan Kesehatan terdekat untuk memastikan  harus isolasi mandiri atau tidaknya.

“Harus melakukan isolasi mandiri. Selalu pakai masker, tetap berada di rumah, dan tidak keluar dari rumah, serta membatasi sentuhan barang-barang. Dilakukan selama 14 hari. Untuk memastikan apakah isolasi mandiri atau tidak, segera datang ke layanan kesehatan terdekat dan ceritakan kasusnya,” ucapnya.

Heroe juga meminta kepada seluruh pelaku usaha yang mendatangkan orang seperti angkringan, kafe dan lainnya agar secara ketat menerapkan protokol Kesehatan.

“Oleh karena itulah, saya minta semua pihak untuk lebih ketat menjalankan protokol Covid di dalam rumah, lingkungan kerja, destinasi wisata dan tempat umum. Baik di hotel, mall, resto, kafe, angkringan dan lain-lain,” katanya.

BACA JUGA : Bakul Warung Soto Depan XT Square Jogja Positif Covid-19

Pihaknya akan terus menggiatkan monitoring dan dengan melakukan pemeriksaan lebih ketat terhadap semua layanan publik tersebut. “Itu kita lakukan, agar Kota Jogja semua memastikan diri menjalankan protokol Covid dengan baik, sungguh-sungguh dan benar-benar. Marilah kita semua membuat jaminan terhadap diri kita dan orang lain, bahwa kota sudahh terapkan protokol Covid,” katanya.