UGM Pastikan 47 Tenaga Kesehatan GMC Tidak Terpapar Covid-19

Ilustrasi. - Freepik
01 September 2020 11:17 WIB Lajeng Padmaratri Sleman Share :

Harianjogja.com, DEPOK--Satgas Covid-19 Universitas Gadjah Mada (UGM) melakukan penelusuran kontak kepada seluruh pegawai Gadjah Mada Medical Center (GMC) setelah salah satu tenaga kesehatannya (nakes) dinyatakan positif Covid-19 pada Selasa (25/8/2020) lalu. Hasilnya, tidak ada nakes yang ditemukan positif Covid-19. UGM memastikan 47 nakes yang dilakukan pemeriksaan hasilnya tidak terpapar virus corona.

Ketua Satgas Covid-19 UGM, Rustamadji menuturkan screening ini dilakukan untuk mengantisipasi penularan virus di internal GMC. Sebab, nakes yang dinyatakan positif Covid-19 itu sempat melakukan perjalanan dari luar kota.

BACA JUGA : Satu Nakes Positif Corona, UGM Lakukan Tracing

"Terdapat riwayat perjalanan luar kota, dan setelah di Jogja beliau melakukan pemeriksaan," kata Rustamadji ketika dihubungi Harian Jogja pada Senin (31/8/2020).

Setelah ada nakes yang positif itu, Satgas Covid-19 melakukan dekontaminasi ruangan dan mengisolasi tim yang sebelumnya sempat kontak dengan pasien positif itu. Pihaknya juga melakukan swab kepada seluruh nakes GMC untuk mencegah penularan.

"Total petugas GMC yang kami tracing ada 47 petugas. Semua negatif," ujar Rustamadji.

Menurutnya, layanan di GMC tetap beroperasi dengan normal. "Pelayanan dilakukan oleh tim II setelah dekontaminasi selesai dilakukan. Kami juga menambahkan staf dari unit lain yang membantu di GMC seperti pengamanan dan lain-lain," ungkapnya.

Pegawai Nonreaktif

Sementara itu, mulai Senin (31/8/2020) UGM juga melakukan rapid test kepada lebih dari 500 pegawai di lingkungan Kantor Pusat UGM. Untuk sesi pertama pada Senin pagi, tes dilakukan pada sekitar 100 pegawai.

BACA JUGA : UGM Akan Gelar Rapid Test Corona Massal

"Dari 100-an yang dites, tidak ada yang reaktif," kata dia.

Sekretaris Satgas Covid-19 UGM, Fitriana mengatakan penyelenggaraan rapid test bagi pegawai ini sebagai langkah promotif dan preventif guna mencegah penularan Covid-19 di lingkungan kerja. Upaya ini juga menjadi bentuk dukungan pelayanan kesehatan bagi pegawai selama pandemi.

"Jika ada hasil reaktif akan kita rujuk ke RSA UGM untuk dilakukan tes swab," ucapnya.