UGM Akan Gelar Rapid Test Corona Massal

Ilustrasi. - Freepik
26 Agustus 2020 20:27 WIB Lajeng Padmaratri Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Sejak beberapa waktu terakhir, aktivitas perkantoran di Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali dibuka. Guna mengantisipasi adanya klaster perkantoran, UGM bersiap menggelar kegiatan rapid test Covid-19 massal yang diikuti oleh pegawai di lingkungan Gedung Pusat UGM.

Sekretaris Rektor UGM Gugup Kismono menyebutkan rapid test massal ini akan dilaksanakan pada 31 Agustus - 4 September 2020 mendatang.

"Rapid test kami lakukan pada seluruh pegawai yang bekerja di lingkungan Gedung Pusat UGM sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di lingkungan kerja,” kata Gugup pada Rabu (26/8/2020).

Rapid test akan dilakukan oleh Satgas Covid-19 UGM di selasar lantai 1 sayap selatan Gedung Pusat UGM. Sekitar 500 pegawai dan manajemen UGM akan mengikuti kegiatan rapid test massal ini selama 5 hari.

Dalam penyelenggaraannya, rapid test ini akan dibagi ke dalam sejumlah shift untuk mengantisipasi kerumunan. "Nanti ada dua sampai tiga shift dalam sehari supaya tetap mematuhi protokol kesehatan," imbuhnya.

Ia berharap seluruh pegawai yang masuk ke lingkungan Kantor Pusat UGM maupun gedung lain senantiasa mematuhi protokol kesehatan seperti menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Satgas Covid-19 UGM menurutnya juga telah menyediakan hand sanitizer di setiap ruangan, membagikan masker dan faceshield pada pegawai, serta penyemprotan disinfektan secara rutin.

Agenda penyemprotan terakhir bahkan dilakukan di Gadjah Mada Medical Center (GMC) lantaran salah seorang tenaga kesehatannya terkonfirmasi positif Covid-19 pada Selasa (25/8/2020). Dekontaminasi ini dilakukan langsung pada hari Selasa supaya penularan virus tidak meluas.

Ketua Satgas Covid-19 UGM, Rustamadji menuturkan selain dekontaminasi, ia juga tengah melakukan screening supaya mengantisipasi penularan virus di internal GMC. "Nakes yang positif Covid-19 tersebut saat ini telah menjalani isolasi mandiri," kata dia.

Pihaknya juga telah menyiapkan tempat isolasi mandiri bagi karyawan GMC yang memerlukan. Adji memastikan layanan di GMC akan tetap beroperasi dengan normal. Sebab, pihaknya telah menyiapkan tim untuk me-back-up agar layanan di GMC tetap bisa berjalan.