Warga dan Komunitas Gotong Royong Bantu Bedah Rumah Milik Warga Purwomartani

Sejumlah warga dan relawan mengikuti program bedah rumah RTLH di Kadirojo 2, Purwomartani, Kalasan, Rabu (2/9/2020). - Harian Jogja/Abdul Hamid Razak
03 September 2020 00:17 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Warga dan berbagai komunitas di Kadirojo 2 RT 2 RW 2 Purwomartani Kepanewon Kalasan kerja bakti memperbaiki rumah tidak layak huni (RTLH) milik Mujiyem Ribut, Rabu (2/9/2020).

Dukuh Kadirojo 2 Petrus Budi Santosa mengatakan program bedah rumah RTLH tersebut dikerjakan dalam dua pekan terakhir. Warga saat ini mulai memasang genteng rumah sebelum masuk tahap pengerjaan finishing.

Baca juga: Gunungkidul Berharap Banyak pada Pembangunan Pelabuhan Gesing

"Sebenarnya kami mengajukan tiga RTLH untuk diperbaiki tetapi yang turun baru (disetujui) baru satu. Yang dua lainnya kami usahakan tetap tahun ini, kalau tidak bisa kami usulkan tahun depan," katanya di sela kegiatan, Rabu (2/9/2020).

Program bedah rumah tersebut, katanya, merupakan program pemerintah melalui kalurahan. Penerima manfaat menerima bantuan sebesar Rp15 juta. Adapun kekurangan dananya ditutupi oleh sumbangan dari berbagai pihak.

"Kami mendapat sumbangan dari Masjid Al Ashari Rp2 juta, LPMD Rp3 juta, beberapa komunitas dan pribadi. Ada juga yang membantu dengan bahan pangan, kusen daun pintu dan jendela," katanya.

Baca juga: Begini Kondisi Stok APD di Bantul untuk 3 Bulan Ke Depan

Pemkab Sleman sendiri tahun ini merehab sebanyak 1.248 unit RTLH di berbagai kepanewon dengan anggaran Rp21,94 miliar. Dana tersebut bersumber dari APBD Sleman untuk 266 rumah, Dana Alokasi Khusus (DAK) pemerintah Pusat untuk 165 rumah, Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) KemenPU untuk 808 rumah dan Baznas Sleman sebanyak sembilan rumah.

Dari 11.422 unit RTLH di Sleman sebanyak 9.049 RTLH sudah direhab. Perbaikan RTLH itu dilakukan dalam kurun waktu 10 tahun, mulai 2010 hingga 2020. "Sejak 2010 sampai 2020 ini, Pemkab merehab 9.049 RTLH. Masih ada sekitar 2.373 RTLH yang perlu direhab," kata Bupati Sleman Sri Purnomo.

Kegiatan bedah rumah RTLH ini, kata Sri, merupakan salah satu wujud komitmen bersama di antara masyarakat, pemerintah serta pihak swasta dalam mengentaskan kemiskinan di Sleman. Upaya tersebut perlu terus digalakkan dan dikerjakan secara bersama-sama oleh seluruh pemangku kepentingan.

"Masih tersisa sebanyak 2.373 rumah yang perlu direhab. Ini tentu membutuhkan keterlibatan banyak pihak," katanya.