Bertekad Menangi Pilkada, Babe Ingin Tiru Semangat Demang Wonopawiro Dirikan Gunungkidul

Pasangan Bambang Wisnu Handoyo-Benyamin Sudarmadi saat mendeklarasikan sebagai calon bupati dan wakil bupati yang diusung PDI Perjuangan di Kompleks Permakaman Ki Demang Wonopawiro, Kalurahan Piyaman, Wonosari, Kamis (3/9/2020). - Harian Jogja/David Kurniawan
03 September 2020 17:17 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Bambang Wisnu Handoyo-Benyamin Sudarmaji (Babe) mendeklarasikan diri sebagai bakal calon bupati dan wakil bupati Gunungkidul dari PDIP, Kamis (3/9/2020). Mereka mendaklarasikan diri di Kompleks Permakaman Ki Demang Wonopawiro, Kalurahan Piyaman, Wonosari.

Ketua DPC PDIP, Endah Subekti Kuntariningsih, mengatakan lokasi deklarasi merupakan satu kawasan tempat tinggal Demang Wonopawiro. Ia mengatakan, sebelum deklarasi, pasangan Babe menyempatkan diri ziarah ke makam Ki Demang Wonopawiro.

Menurut dia, Ki Demang bukan tokoh sembarangan karena melakukan babat alas Nongko Doyong, yang menjadi cikal bakal Kota Wonosari di Gunungkidul. Endah menuturkan, semangat dan spirit perjuangan inilah yang ingin ditiru pasangan Babe untuk Gunungkidul yang lebih baik. “Babat alas yang dilakukan Ki Demang tidaklah mudah karena ada berbagai halangan dan rintangan. Rintangan dan hambatan bukan untuk dihindari, tapi harus diselesaikan,” katanya.

BACA JUGA: Pekan Depan, Bansos Beras Kemensos Untuk 60.908 Keluarga di Bantul Mulai Ditrisbusikan

Endah menuturkan Babe menargetkan 204.000 suara. Ia yakin jumlah suara tersebut bisa mengantarkan pasangan Babe sebagai kepala daerah yang baru.

Bakal calon bupati Bambang Wisnu Handoyo (BWH) mengatakan dirinya siap mengikuti aturan dalam pencalonan yang telah ditetapkan oleh KPU. Salah satunya akan mundur sebagai aparatur sipil negara  (ASN) setelah ditetapkapkan sebagai calon kepala daerah.

BACA JUGA: Tenaga Kontrak di Bantul Mengaku Dipecat & Jadi Korban Politik, Ini Penjelasan Pemkab

“Ini yang menjadi perhatian, sehingga saya terus konsultasi agar tidak melanggar kode etik sebagai ASN,” kata dia.

BWH siap meneruskan perjuangan dari kepala daerah yang saat ini menjabat dan akan meneruskan guna mewujudkan Gunungkidul yang lebih baik. Salah satu yang ditawarkan adalah tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, efisien untuk kesejahteraan masyarakat. “Terima kasih kepada semua pihak yang turut memberikan dukungan dan doa restu dalam proses pencalonan bupati dan wakil bupati,” kata dia.

Dia pun berkomitmen bersama-sama dengan Benyamin untuk menjaga iklim demokrasi yang kondusif di Gunungkidul. “Kepada calon lain, kami mengajak untuk bersaing dengan sehat tanpa ada praktik-praktik curang maupun kotor didalam pemilihan,” katanya.