Di Gunungkidul, JNE Salurkan Air Bersih dan Sembako

Penyaluran air bersih dan sembako yang dilakukan JNE Jogja di Dusun Tungu, Kalurahan Girimulyo, Kapanewon Panggang, Selasa (8/9/2020).- Harian Jogja - Ist
09 September 2020 21:02 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Setiap tahun di musim kemarau beberapa daerah di Gunungkidul mengalami kekeringan, salah satunya adalah Dusun Tungu, Kalurahan Girimulyo, Kapanewon Panggang. Hal ini mengundang kepedulian JNE untuk membantu warga Tungu yang dilanda kekeringan.

Pada Selasa (8/9/2020), JNE Jogja menyalurkan bantuan air bersih dan sembako bagi warga Tungu. Sebanyak 50 tangki air bersih atau 250.000 liter dibagikan untuk 1.068 jiwa di 10 rukun tetangga.

JNE Jogja juga memberikan lima buah wastafel yang ditempatkan pada fasilitas umum di Tungu yaitu balai kalurahan, sekolah dan masjid. Fasilitas ini disediakan agar masyarakat semakin rajin beraktivitas cuci tangan sebagai salah satu bentuk pencegahan Covid-19.

Selain air bersih, JNE Jogja memberikan 65 paket sembako bagi warga kurang mampu yang terdampak Covid-19. Seluruh bantuan tersebut diterima Kepala Dusun Tungu, Suprihatin, yang didampingi perangkat Kalurahan Girimulyo.

Head Of Regional Jateng-DIY, Marsudi, turut hadir dan mengapresiasi kegiatan sosial yang dilaksanakan JNE Jogja itu. Dia sekaligus mengimbau warga Tungu untuk turut menjalankan protokol kesehatan, mulai dari lingkup terkecil, yaitu membiasakan keluarga untuk cuci tangan agar pandemic segera berlalu.

Kepala Cabang JNE Jogja, Adi Subagyo, yang menyerahkan secara simbolis bantuan air bersih dan sembako untuk warga, berharap bantuan dari JNE bermanfaat. “JNE berharap dukungan dari warga agar selalu diberikan kelancaran dan kemudahan dalam mengemban amanah masyarakat,” ujarnya dalam rilis kepada Harian Jogja, Rabu (9/9/2020).

Adi menjelaskan kegiatan bakti sosial merupakan salah satu upaya JNE untuk terus menanamkan rasa syukur serta kepekaan karyawan JNE terhadap lingkungan sekitar. Para karyawan JNE juga perlu terus meningkatkan rasa syukur atas kenikmatan yang telah diperoleh setiap hari. Selain itu, para ksatria dan srikandi JNE juga harus peduli terhadap sesame karena sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain.

Suprihatin berterima kasih kepada JNE atas bantuan yang diberikan. “Setiap musim kemarau warga Tungu mesti membeli air bersih karena kami bergantung pada air hujan namun tahun ini warga makin kesulitan karena beberapa orang kehilangan penghasilan akibat Covid-19,” ujarnya.