Pilkada Bantul: Simpatisan PAN Dukung Noto, DPD PAN Klaim Solid Dukung AHM-JP

Ilustrasi - Freepik
19 September 2020 15:47 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Relawan Gerbong Biru yang didukung oleh Hanafi Rais resmi memberikan dukungan kepada pasangan Suharsono-Totok Sudarto (Noto) di Pilkada Bantul, Jumat (18/9/2020) malam. Relawan Gerbon Biru mengaku beranggotakan simpatisan PAN. Sementara PAN mendukung Abdul Halim Muslih-Joko Purnomo (AHM-JP) di Pilkada Bantul.

Dalam komunikasi visual yang digelar saat deklarasi, Hanafi Rais mendukung pasangan Noto untuk kembali memimpin Bantul.  “Insyaallah pasangan Noto menjadi sapu yang bersih untuk mewujudkan pemerintahan Bantul yang bersih dari korupsi,” kata Hanafi Rais.

BACA JUGA: Polisi Akan Periksa Kejiwaan Pelaku Pembunuhan dan Mutilasi Kalibata

Koordinator Gerbong Biru Janan Sarjito menyatakan kelompoknya adalah kader dan simpatisan dari PAN yang secara pribadi mendukung Noto. Setidaknya ada perwakilan dari 16 kecamatan di Bantul yang mendukung kepemimpinan Noto.

“Harapan tentu agar pemerintahan yang bersih ini bisa terwujud,” terangnya.

Sementara Ketua DPD PAN Bantul, Mahmud Ardi Widanto yang dikonfirmasi menyatakan Gerbong Biru tidak ada sangkut pautnya dengan PAN.  Oleh karena itu, sejauh ini PAN tetap mendukung pasangan Abdul Halim Muslih-Joko Purnomo.

BACA JUGA: Pasar Godean Akan Dilengkapi Alun-Alun Mini & Area Pertunjukan

“PAN tetap solid dan mendukung AHM-JP,”  ujar dia.

Sementara, sukarelawan pasangan Abdul Halim Muslih-Joko Purnomo yang tergabung dalam Sahabat JP (Joko Purnomo) membentuk satgas anti money politic, sedangkan Relawan Gerbong Biru menyatakan diri bergabung dengan pasangan Suharsono-Totok Sudarto (Noto).

Sekretaris Koordinator Sahabat JP Desa Seloharjo, Pundong, Heru Purwanto mengatakan, pembentukan satgas anti money politic adalah upaya untuk menciptakan pemilu yang bersih dan terbebas dari kemungkinan politik uang. Satgas yang dibentuk oleh Sahabat JP akan ada di setiap dusun.

“Ini kami lakukan sebagai upaya agar pilkada berlangsung demokratis dan bebas dari politik uang,” katanya, Sabtu (19/9/2020).