Cek Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 14 Juli 2026 dari Palur ke Jogja
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 14 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 dengan 12 perjalanan setiap hari.
Penjurian sayembara desain Pasar Godean yang melibatkan Pemkab Sleman dan IAI DIY. /Ist-iai.
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemkab Sleman bersama tim juri independen dari Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) DIY telah menetapkan desain yang terbaik dalam sayembara desain Pasar Godean. Pasar tradisional ini dalam desain tersebut dikonsep lebih menarik dengan sentuhan modern, dilengkapi tempat pertunjukan, alun-alun mini yang menjadikan kawasan tersebut bisa hidup selama 24 jam.
Ketua Tim Juri Sayembara Desain Pasar Godean Jatmika Adi Suryabrata menjelaskan pemenang telah diumumkan secara virtual melalui penjurian akhir pada Rabu (16/09/2020) lalu. Kriteria pemenangnya melalui pertimbangan berbagai aspek pemilihan desain, mulai dari kenyamanan, keselamatan hingga konsep yang dapat menawarkan adanya suatu aktivitas baru di pasar tradisional tersebut. Oleh karena itu direncanakan ada area pertunjukan di pasar tersebut.
BACA JUGA : Akan Dipugar, Pasar Godean Dirancang Jadi Ikon Baru Sleman
“Sehingga melalui desain yang dipilih, harapannya nanti pasar Godean tidak sekedar menjadi tempat jual beli, tetapi juga ada kegiatan pertunjukan yang membuat pasar ini ramai selama 24 jam ada aktivitas di sana, termasuk bisa jadi tujuan wisata,” ungkapnya dalam rilis yang diterima Sabtu (19/9/2020).
Kepala Disperindag Kabupaten Sleman Mae Rusmi Suryaningsih menambahkan desain pemenang sudah memenuhi berbagai kriteria dan telah melalui proses Panjang. Dengan meminta masukan dari banyak pihak terutama para pedagang. “Pemenang yang terpilih ini desainnya sudah sesuai dengan keinginan banyak pihak,” ujarnya.
Adapun pemenang dari Sayembara Desain Pasar Godean ini adalah peserta Tim PGD128, yang terdiri atas anggota, di mana mereka merupakan arsitek yang saat ini tinggal di Magelang, Batam, London hingga Singapura. Pemenang sayembara ini nantinya akan mendampingi dalam penyusunan Detail Engineering Design (DED) sampai pembangunan Pasar Godean yang dijadwalkan pada 2021 mendatang.
BACA JUGA : Sayembara Desain Pasar Godean Diikuti Arsitek Internasional
Anggota Tim Juri Eko Parwoto mengatakan desain yang dipilih sangat mempertimbangkan kearifan lokal, di mana ekspresi arsitekturalnya sangat berkaitan dengan budaya lokal dipadu dengan sentuhan modern.
“Nanti ada semacam alun-alun kecil dan pendopo yang bisa dimanfaatkan untuk suatu pertunjukan atau pameran, asosiasi pedagang bisa memanfaatkannya untuk suatu kegiatan. Sore sampai malam anak muda bisa di sana menikmati kuliner, pagi untuk jual beli sayuran, siangnya untuk pedagang umum lainnya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 14 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 dengan 12 perjalanan setiap hari.
Penampilan impresif Timnas Tanjung Verde di Piala Dunia 2026 memicu lonjakan minat wisatawan dunia. Negara kepulauan di Afrika Barat ini menawarkan pantai tropi
Gianni Infantino dilaporkan ke IOC atas dugaan intervensi kasus Balogun & hubungan dengan Trump. FairSquare tuduh pelanggaran netralitas, FIFA bantah.
WhatsApp siapkan cloud backup sendiri untuk iPhone, bebas iCloud! Kuota 2GB gratis, 50GB berbayar, enkripsi end-to-end otomatis. Simak detailnya.
BPKA DIY menegaskan pergeseran anggaran kajian renovasi Stadion Mandala Krida tidak memerlukan persetujuan BPKA dan cukup disetujui Pengguna Anggaran.
Spanyol 2026 sukses mencapai final Piala Dunia dengan gaya bermain yang berbeda dari generasi juara dunia 2010. Lamine Yamal menjadi simbol transformasi La Roja