Suahasil Gantikan Purbaya, Ekonom UAJY Soroti Fiskal Daerah
Ekonom UAJY Y. Sri Susilo menilai Suahasil Nazara punya PR berat, terutama pengelolaan fiskal daerah setelah menggantikan Purbaya.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JOGJA--Persiapan shelter tempat penampungan pasien Covid-19 khusus orang tanpa gejala (OTG) di Rusunawa Bener Kota Jogja telah rampung dan menunggu digunakan. Di sisi lain, strategi logistik selama pasien OTG menjalani isolasi mandiri pun telah disusun.
Kepala Dinas Sosial Kota Jogja, Agus Sudrajat menjelaskan bahwa selama menjalani isolasi mandiri, pasien OTG di Rusunawa Bener akan memperoleh logistik yang disiapkan oleh tim Tagana Kota Jogja. Posko Tagana akan menyuplai semua kebutuhan logistik bagi para pasien OTG di Shelter. "Kenapa kita lakukan di sana [Posko Tagana], karena di sini Kapasitasnya [ruang] terbatas," jelas Agus pada Minggu (20/9/2020).
Pasalnya menurut Agus dibutuhkan area khusus untuk memasak agar tidak terganggu dengan aktivitas-aktivitas yang lain. Pemusatan dapur umum di Posko Tagana juga untuk mencukupi konsumsi pasien OTG bila ada yang dirawat di posko tingkat kelurahan maupun kecamatan. "Di masyarakat itu nanti bila ada yang membutuhkan seperti di Pandeyan kemarin bisa disuplai dari dapur umum ini," ungkapnya.
BACA JUGA: Mbak Ida yang Pamer Celana Dalam Saat Naik Motor Ternyata Laki-Laki, Ini Penampakannya
Khusus penyiapan berbagai kebutuhan konsumsi pun dijelaskan Agus bersifat sekali pakai. "Alat makannya sekali pakai, tempat minum juga di segel, itu menjadi kriteria standar yang harus kita penuhi," terangnya.
Adapun anggaran yang dialokasikan untuk dana logistik, Agus menyebutkan semua tergantung jumlah pasien yang melakukan isolasi mandiri. "Jadi sebetulnya kita tinggal menghitung pasiennya atau penyintasnya, setiap orang saya hitung anggarannya Rp20.000, tetapi sebetulnya harus kita hitung juga untuk kebutuhan tinggi kalori tinggi proteinnya," ujarnya
"Kira-kira hitungannya Rp20.000 per makannya, tapi semua kebutuhannya akan dicukupi BPBD karena semuanya kebutuhannya nginduk di BPBD," tutur Agus. Setiap hari para pasien mendapat jatah tiga kali makan selama diisolasi. Petugas yang mengantarkan makanan level tiga.
Saat masuk Shelter pasien OTG harus ada data identitas sosial dan data kebutuhan khususnya. "Maksudnya apa ya ya sangat bervariasi, nanti kita minta teman kesehatan menyiapkan ahli gizinya, untuk melihat menu-menunya, meskipun di Tagana sudah ada menunya yang tinggi dan tinggi protein, tapi kebutuhan khusus ya kita siapkan, misal bayi, lansia atau orang yang alergi makanan tertentu," jelasnya.
Diterangkan Agus, alat makan yang digunakan dalam Shelter adalah alat makan sekali pakai. "Kardus, tapi didalamnya ada tempat-tempatnya sendiri sendok dan sebagainya," ujarnya. Namun setelah makan protokol tetap yang harus dilakukan yakni memasukkan sampah makanan ke dalam kantung infeksius dan dalam posisi terikat. "Itu harus diterapkan betul, ini nanti disipakan di kamar kamar pasien, kantung-kantung infeksius ini kegunaannya cukup penting untuk sisa makanan dan penanganan linen, linen itu untuk sarung bantal kotor dan sebagainya," terangnya. Setiap tiga hari sekali petugas akan mengganti sejumlah linen di kamar pasien.
Agus menambahkan bahwa saat masuk Shelter, pada pasien akan Whatsapp khusus. Di grup itu mereka sampaikan kondisi atau kebutuhan mereka. Akan tetapi jika kondisi sangat buruk yang membuat mereka tidak bisa melakukan kontak, Agus mengatakan bahwa pengawasan akan diperketat.
Saat ini telah terpasang banyak CCTV untuk pengawas dan juga ada pusat monitor. Belakang akan ada pagar setinggi tiga meter ada kawat durinya. "Kalau menurut saya harus ada kerja sama dari yang OTG, OTG masuk sini kita kelola supaya pertama mereka menjadi sehat yang kedua agar tidak menular ke orang lain, jadi mohon kerja samanyalah," jelasnya.
Selama menjalani isolasi, kerabat pasien OTG dalam shelter dilarang mengantar makanan. "Tidak boleh nganter makanan, tidak boleh menerima kiriman dari luar, tidak boleh menerima tamu dari luar, karena tujuannya di sini adalah bahwa isoalsi bukan yang lain," imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ekonom UAJY Y. Sri Susilo menilai Suahasil Nazara punya PR berat, terutama pengelolaan fiskal daerah setelah menggantikan Purbaya.
Dugaan pungli food truck di Alkid masuk tahap baru. Aipda S ditetapkan sebagai terduga pelanggar dan menjalani pemeriksaan Propam.
Nicolas Batum mengumumkan pensiun setelah 18 musim di NBA. Ia menutup karier dengan 11.553 poin dan dua medali perak Olimpiade.
Jadwal Asian Games 2026 hari ini, Selasa 22 September. Indonesia tampil di 17 cabor, termasuk bulu tangkis beregu putra dan putri.
IHSG melemah 0,88% ke 6.384,73 jelang RDG BI. Simak area support IHSG dan rekomendasi saham BIPI, IRSX, GDST, serta SMRA.
Asita DIY menyebut Kelok 23 berpotensi membuka koridor wisata Bantul-Gunungkidul dan memperpanjang lama tinggal wisatawan di DIY.