Pajak Kendaraan Jateng Nunggak Rp2,4 Triliun, Ini Datanya
Kepatuhan PKB di Jateng baru 54%. Dari 17 juta kendaraan, tunggakan pajak mencapai Rp2,4 triliun dan opsen Rp900 miliar.
Foto ilustrasi: Wisatawan bermain dan berenang di Pantai Parangtritis, Bantul. /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA--Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Singgih Raharjo mengklaim industri pariwisata di provinsi tersebut mulai menggeliat dengan kunjungan wisata yang masih didominasi wisatawan lokal.
"Kalau dari sisi geliat ekonominya, kondisi pariwisata di DIY sudah menggeliat," kata Kepala Dispar DIY Singgih Raharjo di Yogyakarta, Senin (21/9/20200.
Menurut Singgih, geliat sektor pariwisata di DIY setidaknya tampak dari data kunjungan wisata yang terekam melalui aplikasi Visiting Jogja periode Agustus-September 2020 dengan rata-rata 5.000-6.000 wisatawan per hari.
Setiap akhir pekan jumlah kunjungan wisata itu terus meningkat menjadi rata-rata 20 ribuan pada hari Sabtu dan pada Minggu meningkat menjadi 30-40 ribu. "Setiap minggu saya lihat trennya seperti itu," kata Singgih.
Berdasarkan data asal daerahnya, menurut dia, sebagian besar wisatawan yang mengunjungi DIY masih didominasi wisatawan lokal di DIY, diikuti Jawa Tangeh (Jateng), Jawa Timur (Jatim), Jawa Barat (Jabar), dan terakhir DKI Jakarta.
Meski kunjungan wisata meningkat, Singgih meminta seluruh pengelola destinasi wisata di DIY kembali memperketat penerapan protokol kesehatan. Hal ini mengingat jumlah kasus positif COVID-19 di DIY juga mengalami peningkatan selama beberapa hari terakhir.
Berdasarkan data Pemda DIY, jumlah pasien yang terkonfirmasi positif COVID-19 di wilayah itu pada Sabtu (19/9) bertambah 74 dan pada Minggu (20/9) kembali bertambah 70 kasus sehingga total menjadi 2.181 kasus positif.
"Walaupun kemarin belum ada pengendoran, tetapi saya kira perlu peningkatan kewaspadaan kembali, khususnya destinasi wisata yang banyak didatangi wisatawan seperti pantai dan beberapa lokasi yang aksesnya banyak," kata dia.
Hingga saat ini, menurut dia, DIY masih memberlakukan uji coba operasional destinasi wisata secara terbatas yakni dengan membatasi jumlah wisatawan 50 persen dari kapasitas maksimal destinasi dan wisatawan dari zona merah diwajibkan menyertakan hasil rapid test nonreaktif.
"Kemudian untuk (rombongan) wisatawan dengan jumlah besar kami juga masih belum menerima. Jadi saya kira itu filter kita untuk lebih mengimplementasikan protokol kesehatan yang sudah kita siapkan dalam Pranatan Anyar Plesiran Jogja," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kepatuhan PKB di Jateng baru 54%. Dari 17 juta kendaraan, tunggakan pajak mencapai Rp2,4 triliun dan opsen Rp900 miliar.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 26 September 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal dari Jogja dan Kutoarjo selengkapnya.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 26 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta waktu tempuhnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 26 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 26 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Subsidi BBM dan LPG 3 kg 2027 turun Rp11,4 triliun. DPR menyoroti data penerima subsidi dan tingginya exclusion error pemerintah.