Advertisement

Terus Bertambah, Pasien Covid-19 Tanpa Komorbid Meninggal di Bantul Jadi 6 Orang

Jumali
Selasa, 22 September 2020 - 13:17 WIB
Nina Atmasari
Terus Bertambah, Pasien Covid-19 Tanpa Komorbid Meninggal di Bantul Jadi 6 Orang Ilustrasi. - REUTERS/Susana Vera

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL - Jumlah pasien terpapar Covid-19 tanpa penyakit penyerta (komorbid) meninggal di Bantul terus bertambah.

Hingga Senin (22/9/2020) sore, tercatat ada enam pasien terpapar Covid-19 tanpa komorbid yang meninggal.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Baca juga: 30 Hotel Siap Layani Isolasi Mandiri Pasien Covid-19, Kemenparekraf Tanggung Biaya Konsumsi hingga Binatu

Adapun dua pasien tambahan yang meninggal tanpa komorbid itu berasal dari Kecamatan Sewon dan Banguntapan. Sementara sebelumnya, tim gugus tugas penanganan dan penularan Covid-19 telah mencatat ada 4 pasien positif yang meninggal tanpa komorbid.

Juru Bicara Percepatan Penanganan Penularan Covid-19 Bantul, Sri Wahyu Joko Santoso mengakui joka kedua pasien tambahan tersebut punya riwayat perjalanan. Selain dua pasien tambahan meninggal tanpa komorbid, pihaknya juga mencatat ada tambahan dua pasien lainnya yang meninggal dunia dengan komorbid.

“Keduanya dengan komorbid (Kasihan dan Kretek). Sedangkan dua lainya tanpa komorbid (Sewon dan Banguntapan),” katanya, Selasa (22/9/2020).

Baca juga: Punya 1,3 Miliar Penduduk, India Distribusikan Vaksin Covid-19 Mulai 2021

Dengan adanya tambahan dua orang meninggal dengan komorbid dan dua orang meninggal tanpa komorbid, saat ini total ada 18 orang di Bantul yang meninggal karena Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Bantul, Agus Budi Rahardjo meminta warga di wilayahnya terus waspada dan disiplin mematuhi protokol kesehatan. Sebab, Covid-19 tak bisa dipandang sebelah mata dan berbahaya. Apalagi, sudah ada pasiem meninggal tanpa komorbid.

“Oleh karena itu, jangan lengah, masyarakat tetap disiplin dan tetap patuhi protokol kesehatan,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Pemerintah Akan Tetapkan Vaksin Booster Berbayar Rp100.000

News
| Rabu, 08 Februari 2023, 19:47 WIB

Advertisement

alt

Meski Ada Gempa, Minat Masyarakat ke Turki Tak Surut

Wisata
| Selasa, 07 Februari 2023, 22:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement