Disdikpora Akan Lanjutkan Pembangunan SMP Negeri 3 Saptosari

Ilustrasi gedung sekolah yang rusak - JIBI
23 September 2020 07:47 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, WONOSARI – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Gunungkidul berkomitmen untuk meneruskan pembangunan gedung baru di SMP Negeri 3 Saptosari. Hal tidak lepas dari proses pembangunan yang sudah kehabisan anggaran sehingga pembangunan tidak selesai 100%.

Kepala Disdikpora Gunungkidul, Bahron Rasyid mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan informasi terkait dengan perkembangan relokasi SMP Negeri 3 Saptosari. Menurut dia, secara prinsip siap melanjutkan pembangunan karena hal tersebut menjadi kewajiban yang harus diselesaikan.

BACA JUGA : Relokasi SMP Negeri 3 Saptosari Selesai Akhir September 

“Memang belum selesai semuanya. Nanti setelah ada penyerahan, kami akan lanjutkan untuk menyelesaikan pembangunan yang belum digarap,” katanya saat dihubungi, Selasa (22/9/2020).

Meski demikian, untuk kelanjutan pembangunan belum bisa memastikan apakah sudah dimasukan dalam program kerja di tahun depan. “Saya cek dulu. Yang jelas, kami siap menyelesaikannya,” kata dia.

Bahron menjelaskan, pembangunan gedung baru sebagai bagian dari relokasi sekolah ke tempat yang lebih aman. Pasalnya, di lokasi lama sering kebanjiran sehingga mengganggu proses kegiatan belajar, salah satunya terjadi di akhir 2017 lalu.

BACA JUGA : Tidak Sesuai Rencana Awal, Relokasi Gedung SMPN 3

“Waktu ada Badai Cempaka sehingga pasca kejadian ada keputusan untuk merelokasi sekolah,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Edy Basuki mengatakan, pembangunan SMP Negeri 3 Saptosari meleset dari rencana awal sehingga tidak bisa diselesaikan semuanya. Ia mengakui ada beberapa gedung pendukung seperti ruangan laboratorium dan praktik yang tidak bisa terbangun karena kehabisan anggaran.

“Kami terpaksa melakukan addendum atau pembaruan kontrak sesuai dengan alokasi anggaran yang ada,” katanya.

Dia menjelaskan, relokasi sekolah melalui proses yang panjang. Pasalnya, penetuan lokasi sempat berpindah karena tidak ada kesepakatan harga berkaitan dengan pembebasan lahan. Menurut Edy, di lokasi baru ternyata juga ada masalah karena berada di perbukitan sehingga diharuskan diratakan.

BACA JUGA : Pembangunan Gedung Baru SMP N 3 Saptosari Ditarget

Hal ini lah yang membuat alokasi berkurang karena total dana pengeprasan yang dibutuhkan mencapai Rp1,5 miliar. “Pembangunan ada dana sekitar Rp7 miliar. Namun alokasinya ada yan tersedot untuk pengeprasan sehingga pembangunan disesuaikan dengan sisa anggaran yang ada. Akibatnya pembangunan tidak bisa selesai 100 persen,” katanya.