Hadapi Porda 2027, Gunungkidul Mulai Pemusatan Latihan Atlet
Bupati Gunungkidul meluncurkan Puslatkab sebagai persiapan atlet menghadapi Porda dan Peparda DIY di Kulonprogo tahun depan.
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Proses pengundian nomor urut pasangan calon kepala daerah Gunungkidul sempat molor beberapa jam. Hal ini tidak lepas dari perubahan aturan yang disusun oleh KPU terkait dengan pengundian.
Sesuai dengan PKPU No.13/2020 tentang Perubahan Kedua PKPU No.6/2020 tentang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati atau Wali Kota Wakil Wali Kota Serentak Lanjutan dalam Kondisi Bencana Non-alam Covid-19. Di dalam pasal 55 dijelaskan, peserta yang hadir hanya meliputi oleh pasangan calon, tim penghubung, perwakilan bawaslu dan anggota KPU.
BACA JUGA: PILKADA SLEMAN: DWS-ACH Nomor Urut 1, Mulia 2, Kuda Maharsa 3
Aturan ini baru muncul pada Rabu (23/9/2020) malam, sedangkan KPU Gunungkidul sudah menyebarkan undangan berkaitan dengan acara pengundian. Akibatnya pada saat akan pengundian, masing-masing calon masih ditemani oleh pengurus partai pendukung.
Hal ini pun berdampak terhadap jalannya pengundian. Seharusnya pengundian dimulai pukul 09.00 WIB harus dan molor satu jam karena harus memenuhi ketentuan didalam PKPU berkaitan dengan pengundian. “Kami mohon maaf harus meminta undagan yang bukan berasal dari LO dan pasangan calon untuk pulang,” kata Ketua KPU Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani, Kamis (24/9/2020).
BACA JUGA: PILKADA BANTUL: AHM-JP Peroleh Nomor Urut 1, Noto Nomor 2
Menurut dia, dalam pengundian ada perubahan peserta karena disesuaikan dengan protokol kesehatan penanggulangan Corona, sehingga yang hadir hanya sebatas calon dan tim penghubung. “Memang mendadak sehingga kami tidak bisa mengubah undangan yang telah tersebar,” katanya.
Meski sempat ada masalah di awal-awal acara, Hani memastikan pengundian berjalan dengan lancar. Hasil pengundian, pasangan Sutrisna Wibawa-Mahmud Ardi Widanto mendapatkan nomor urut 1. Immawan Wahyudi-Martanty Soenar Dewi nomor urut 2. Bambang Wisnu Handoyo-Benyamin Sudarmadi nomor urut 3, dan Sunaryanto-Heri Susanto mendapatkan nomor urut 4.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Gunungkidul meluncurkan Puslatkab sebagai persiapan atlet menghadapi Porda dan Peparda DIY di Kulonprogo tahun depan.
Kemensos mencatat lebih dari 10,8 juta keluarga mengajukan usulan baru bansos dan 82 ribu keluarga disanggah hingga September 2026.
Helikopter Polri mengevakuasi satu jenazah korban KM Virgo Transport 8 dari lokasi 30 NM dari daratan menuju Banjarmasin.
Kulonprogo menyiapkan Raperbup untuk memperkuat verifikasi data warga miskin hingga tingkat kalurahan agar bantuan lebih tepat sasaran.
Mendagri Tito Karnavian meminta kepala daerah mempercepat verifikasi dan validasi sekitar 24.000 bangunan Koperasi Merah Putih.
Kemkomdigi menyebut Telegram dan Pinterest masuk kategori risiko tinggi bagi anak berdasarkan penilaian mandiri yang telah diverifikasi.