Pemda Sleman Mulai Sosialisasi Rusunawa Gemawang untuk Tampung Pasien Covid-19

Ilustrasi. - Freepik
29 September 2020 22:27 WIB Lajeng Padmaratri Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Pemkab Sleman berencana menggunakan Rusunawa Gemawang di Mlati, Sleman sebagai lokasi fasilitas kesehatan darurat Covid-19 lantaran ada peningkatan kasus positif di Sleman. Aktivasi dimulai dengan melakukan sosialisasi kepada warga sekitar.

Kepala UPT Rusunawa Sleman, Panut Soeharto menyatakan pihaknya bersama Pemkab Sleman, Pemerintah Kecamatan Mlati, Polsek, serta Koramil akan mensosialisasikan rencana penggunaan rusun tersebut kepada warga mulai Selasa (29/9/2020) malam. Rencananya, rusun ini akan dijadikan shelter bagi pasien asimtomatik.

Sejauh ini, ia belum bisa memastikan apakah warga menerima atau menolak rencana penggunaan tersebut. Namun, ia berharap warga bisa menerima penggunaan rusun ini sebagai lokasi shelter seperti yang digunakan pada April lalu.

"Dulu sempat digunakan saat awal pandemi. Saat itu warga akhirnya menerima," kata dia. Namun, lantaran kasus di Sleman menurun, rusun ini tak lagi digunakan. Beberapa waktu terakhir, kasus di Sleman kembali meningkat sehingga rencana menggunakan rusun ini kembali dipertimbangkan.

Kendati demikian, Panut tak menampik di awal pandemi sempat ada penolakan ketika wacana menyeruak soal rusun tersebut akan digunakan sebagai shelter. Namun, setelah BPBD Sleman, Dinas Kesehatan Sleman, serta Pemerintah Kecamatan Mlati bersama Polsek dan Koramil memberi pemahaman kepada warga, warga kemudian menerima penggunaan rusun menjadi shelter pada April lalu.

Menurutnya walau berada di tepi jalan raya, lokasi rusun ini terpisah agak jauh dari pemukiman warga. Di dalamnya, ada sejumlah 76 kamar yang sudah berisi perabot seperti kasur, meja, kursi, dan lemari.