Lahan Kosong di Jogja Sering Dijadikan Tempat Buang Sampah Liar

Salah satu titik sampah liar di Jogja. - Harian Jogja/M118
30 September 2020 07:17 WIB Catur Dwi Janati Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Awal September lalu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jogja sempat terpaksa menertibkan gundukan sampah liar di sebuah area di Jln. Lowanu, Sorosutan. Kondisi tanah kosong yang tidak diawasi pemiliknya kerap dijadikan lokasi pembuangan sampah liar.

Kepala DLH Kota Jogja, Sugeng Darmanto mengatakan jika pada intinya DLH Kota Jogja selalu menginternalisasi perihal pengolahan sampah sesuai dengan kaidah yang telah ditetapkan. "Dimulai dengan pilah dan pilih sampah, kelola 3R [Reuse, Reduce, Recycle] sampai dengan pembuangan," terangnya.

Baca juga: Peralihan Musim Sebentar Lagi, BMKG DIY Ingatkan Cuaca Ekstrem

Kendati telah menerapkan kaidah yang berlaku, Sugeng mengakui bahwa masih banyak lokasi pembuangan sampah liar. "Di perkampungan ketika ada tangan kosong kalau tidak dikelola pemilik atau masyarakatkan menarik orang untuk menaruh barang," terangnya.

Sugeng menegaskan para pembuang sampah liar dapat dikenai sanksi Yustisi. Ranah penegakan aturan dilaksanakan oleh Satpol PP Kota Jogja. "Berkaitan dengan pembuangan sampah berkaitan erat dengan perilaku masyarakat, ada yang sadar membuang di tempat yang telah ditetapkan, terkadang ada oknum masyarakat sambil jalan atau berkendara melempar sampah pada tempat yang agak nylempit (tidak kelihatan)," ujarnya.

Baca juga: Todongkan Senjata ke Polisi, Pemuda di Jogja Dikenai Wajib Apel

Kendati masih ada beberapa titik pembuangan liar, Sugeng menegaskan siap mengeksekusi lokasi tersebut untuk dibersihkan. Menurutnya depo pembuangan sampah di Kota Jogja masih mencukupi. "Titik depo mencukupi, yang penting bagaimana manajemen pengelolaan sampah benar-benar dilaksanakan," tandasnya.

Wakil Walikota Jogja, Heroe Poerwadi pada Selasa (29/9/2020) menyampaikan bahwa seharusnya di masa pandemi ini masyarakat sudah membiasakan hidup sehat dan bersih. Diantara kebiasaan hidup bersih dan sehat yakni terkait pembuangan sampah. Menurut Heroe, sampah termasuk barang yang dapat membawa virus dimana belum sempat dibersihkan sebelumnya.

"Harapan kami sampah itu dibuang pada tempatnya, jangan terlambat membuang sampah nanti akan menjadi pusat penyakit baru," tutur Heroe.