Advertisement
Lahan Kosong di Jogja Sering Dijadikan Tempat Buang Sampah Liar
Salah satu titik sampah liar di Jogja. - Harian Jogja/M118
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA - Awal September lalu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jogja sempat terpaksa menertibkan gundukan sampah liar di sebuah area di Jln. Lowanu, Sorosutan. Kondisi tanah kosong yang tidak diawasi pemiliknya kerap dijadikan lokasi pembuangan sampah liar.
Kepala DLH Kota Jogja, Sugeng Darmanto mengatakan jika pada intinya DLH Kota Jogja selalu menginternalisasi perihal pengolahan sampah sesuai dengan kaidah yang telah ditetapkan. "Dimulai dengan pilah dan pilih sampah, kelola 3R [Reuse, Reduce, Recycle] sampai dengan pembuangan," terangnya.
Advertisement
Baca juga: Peralihan Musim Sebentar Lagi, BMKG DIY Ingatkan Cuaca Ekstrem
Kendati telah menerapkan kaidah yang berlaku, Sugeng mengakui bahwa masih banyak lokasi pembuangan sampah liar. "Di perkampungan ketika ada tangan kosong kalau tidak dikelola pemilik atau masyarakatkan menarik orang untuk menaruh barang," terangnya.
Sugeng menegaskan para pembuang sampah liar dapat dikenai sanksi Yustisi. Ranah penegakan aturan dilaksanakan oleh Satpol PP Kota Jogja. "Berkaitan dengan pembuangan sampah berkaitan erat dengan perilaku masyarakat, ada yang sadar membuang di tempat yang telah ditetapkan, terkadang ada oknum masyarakat sambil jalan atau berkendara melempar sampah pada tempat yang agak nylempit (tidak kelihatan)," ujarnya.
Baca juga: Todongkan Senjata ke Polisi, Pemuda di Jogja Dikenai Wajib Apel
Kendati masih ada beberapa titik pembuangan liar, Sugeng menegaskan siap mengeksekusi lokasi tersebut untuk dibersihkan. Menurutnya depo pembuangan sampah di Kota Jogja masih mencukupi. "Titik depo mencukupi, yang penting bagaimana manajemen pengelolaan sampah benar-benar dilaksanakan," tandasnya.
Wakil Walikota Jogja, Heroe Poerwadi pada Selasa (29/9/2020) menyampaikan bahwa seharusnya di masa pandemi ini masyarakat sudah membiasakan hidup sehat dan bersih. Diantara kebiasaan hidup bersih dan sehat yakni terkait pembuangan sampah. Menurut Heroe, sampah termasuk barang yang dapat membawa virus dimana belum sempat dibersihkan sebelumnya.
"Harapan kami sampah itu dibuang pada tempatnya, jangan terlambat membuang sampah nanti akan menjadi pusat penyakit baru," tutur Heroe.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Gubernur Banten Lepas 1.570 Pemudik IKG Menuju Gunungkidul
- Brigade Joxzin Bagikan Ratusan Paket Takjil di Palbapang Bantul
- Libur Lebaran, Mas Marrel Minta Wisatawan Ikut Jaga Kebersihan Jogja
- Jadwal KRL Jogja ke Solo Hari Ini Senin 16 Maret 2026 Terbaru
- Jadwal Imsakiyah Jogja Hari Ini Senin 16 Maret 2026 Terbaru
Advertisement
Advertisement









