Simulasi Bencana di Kepatihan Tingkatkan Kesiapsiagaan Penyelamatan
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Yohanes, salah satu siswa kelas X SMAN 10 Jogja asal luar DIY sedang melihat lukisan dalam pameran lukisan yang digelar di sekolah tersebut, Senin (3/9/2018)./Harian Jogja-Sunartono
Harianjogja.com, JOGJA- Sebagai upaya meningkatkan pelayanan kepada siswa dan masyarakat, Pemda DIY mendorong Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) negeri di DIY untuk menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BULD).
Sekda DIY, Kadarmanta Baskara Aji, mengatakan selama ini SMK yang telah maju dan penghasilannya cukup baik telah dijadikan BLUD. “Pendapatan sekolah menjadi formal dan ada regulasinya. Pemanfaatannya bisa kembali ke sekolah,” ujarnya, Kamis (1/10/2020).
Baca juga: Hari Kesaktian Pancasila, Petugas TMP Kusumanegara Diberi Tali Asih
Ia melihat setiap SMK negeri di DIY sebenarnya memiliki kemampuan yang relatif sama. Perbedaan hanya pada kelengkapan sarpras dan program studi. Ia mencontohkan pada SMK yang memiliki bidang spesifik seperti kelautan, jurusan dan muridnya pun tidak sebanyak SMK pada umumnya.
Untuk SDM pengajar, menurutnya saat ini seluruh SMK negeri di DIY masih mencukupi. Jika ada yang berkurang, kekurangan bisa ditutup dengan oleh tenaga guru bantu. “Tenaga guru bantu bisa menggantikan PNS karena penambahan PNS memang terbatas,” katanya.
Dari total 49 SMK negeri di DIY, saat ini baru enam sekolah yang telah menjadi BLUD, diantaranya SMK N 6 Jogja, SMK N 3 Wonosari, SMK N 1 Sewon. Pada 2021, ditargetkan sebagian besar SMK negeri di DIY telah menjadi BLUD.
Baca juga: Densus 88 Geledah Rumah Dosen di Berbah Sleman, Sita Flashdisk & Buku-Buku
Sebelumnya, penggagas SMK negeri menjadi BLUD yang juga mantan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset DIY, Bambang Wisnu Handoyo, mengatakan BLUD harus punya target yaitu yang pertama SMK BLUD menjadi pilihan pertama bagi siswa atau masyarakat untuk menyekolah anaknya.
"SMK berstatus BLUD seharusnya menjadi penyangga kesiapan masalah lapangan kerja yang memadai, serta membuka peluang ketersediaan lapangan kerja yang lebih baik fleksibilitasnya, sebagaimana mengelola sebuah sekolah dengan kategori maju," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
OJK memastikan tidak ada potensi bank rush meski rupiah melemah. Permodalan, likuiditas, dan kualitas kredit perbankan tetap kuat.
Harga minyak mentah Indonesia (ICP) turun menjadi US$106,56 per barel pada Mei 2026 dipicu meredanya konflik geopolitik dan melemahnya permintaan global.
Tingkatkan Kebersamaan dan Kebugaran Pegawai, Pemkot Jogja Gelar Lomba Olahraga Tradisional Pada HUT ke-79 Kota Jogja
Investasi Gunungkidul hingga Mei 2026 mencapai Rp394 miliar atau 45,9 persen dari target tahunan. Sektor industri menjadi penyumbang investasi terbesar.
Rusa di Taman Sriwedari Solo viral karena makan sampah. Pemkot Solo menyiapkan penataan kawasan dan pengembangan penangkaran untuk 31 ekor rusa.