Manfaatkan Jeda Internasional, PSS Sleman Asah Tendangan Bebas
PSS Sleman memanfaatkan jeda internasional dengan mengasah tendangan bebas untuk memaksimalkan peluang dari situasi bola mati.
Pembeli memilih jeruk di Pasar Beringharjo, Jogja, yang dipasangi pembatas agar konsumen tetap jaga jarak, Rabu (22/4)./Harian Jogja/Kusnul Isti Qomah\n\n
Harianjogja.com, GONDOMANAN - Selama pandemi sejumlah pasar tradisional di Kota Jogja memperoleh keringanan biaya retribusi bervariasi. Lambat laun kondisi pasar dinilai alami peningkatan daya beli, sejumlah pasar pun kembali dikenakan tarif retribusi normal.
Setidaknya ada enam pasar pada September yang masih peroleh keringanan retribusi yakni Pasar Beringharjo Timur, Pasar Beringharjo Barat, Pasar Beringharjo tengah, Pasar Klitikhan Pakuncen, Pasar Giwangan, dan Pasty.
BACA JUGA : Tetap Naikkan Tarif Retribusi Pasar, Ini Alasan Disperindag
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jogja, Yunianto Dwi Sutono menjelaskan pada Oktober ini, hanya empat pasar yang memperoleh keringanan retribusi. Adapun keempat pasar tersebut meliputi Pasar Beringharjo Barat, Pasar Beringharjo Tengah, Pasar Klitikhan Pakuncen, dan Pasty.
Ditetapkannya empat pasar yang peroleh keringanan retribusi didasarkan pada hasil pengamatan Disperindag Kota Jogja. "Berdasarkan pengamatan kami, Pasar Beringharjo Barat masih relaksasi, Pasar Beringharjo Tengah masih [relaksasi], Pasar Beringharjo Timur sudah full karena kebutuhan pokok, sembako, sudah normal, Giwangan sudah normal," terangnya
Empat pasar yang masih masuk dalam relaksasi retribusi akan memperoleh keringanan retribusi sebesar 25 persen. Kebijakan ini akan berlaku pada Oktober.
BACA JUGA : Keringanan Retribusi Pasar di Jogja Kembali Diperpanjang
"Setiap bulan, nanti melihat lagi kondisi, evaluasi lagi, sebagaimana SK Gubernur dan Kepwal perpanjangan tanggap darurat, ada dasarnya [pengurangan retribusi]," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSS Sleman memanfaatkan jeda internasional dengan mengasah tendangan bebas untuk memaksimalkan peluang dari situasi bola mati.
Kopdes Merah Putih akan beroperasi setiap hari, tetapi tidak 24 jam. Agrinas menyiapkan sistem shift untuk mendukung operasional koperasi.
Studi Canva menemukan 98% profesional Indonesia menggunakan AI untuk presentasi, dari mencari ide hingga latihan sebelum tampil.
MK mengabulkan sebagian permohonan uji materi soal informasi kandungan gula, garam dan lemak pada kemasan makanan dan minuman.
DPRD Kulonprogo menyoroti rotasi jabatan di Pemkab dan meminta pejabat baru membuktikan kinerja serta meningkatkan pelayanan masyarakat.
Pelindo menargetkan penataan 17 entitas melalui merger, konsolidasi, divestasi dan likuidasi hingga jumlah entitas menjadi 21