4 Pasar di Kota Jogja Masih Diberi Keringanan Biaya Retribusi

Pembeli memilih jeruk di Pasar Beringharjo, Jogja, yang dipasangi pembatas agar konsumen tetap jaga jarak, Rabu (22/4)./Harian Jogja - Kusnul Isti Qomah\\n\\n
05 Oktober 2020 08:17 WIB Catur Dwi Janati Jogja Share :

Harianjogja.com, GONDOMANAN - Selama pandemi sejumlah pasar tradisional di Kota Jogja memperoleh keringanan biaya retribusi bervariasi. Lambat laun kondisi pasar dinilai alami peningkatan daya beli, sejumlah pasar pun kembali dikenakan tarif retribusi normal.

Setidaknya ada enam pasar pada September yang masih peroleh keringanan retribusi yakni Pasar Beringharjo Timur, Pasar Beringharjo Barat, Pasar Beringharjo tengah, Pasar Klitikhan Pakuncen, Pasar Giwangan, dan Pasty.

BACA JUGA : Tetap Naikkan Tarif Retribusi Pasar, Ini Alasan Disperindag

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jogja, Yunianto Dwi Sutono menjelaskan pada Oktober ini, hanya empat pasar yang memperoleh keringanan retribusi. Adapun keempat pasar tersebut meliputi Pasar Beringharjo Barat, Pasar Beringharjo Tengah, Pasar Klitikhan Pakuncen, dan Pasty.

Ditetapkannya empat pasar yang peroleh keringanan retribusi didasarkan pada hasil pengamatan Disperindag Kota Jogja. "Berdasarkan pengamatan kami, Pasar Beringharjo Barat masih relaksasi, Pasar Beringharjo Tengah masih [relaksasi], Pasar Beringharjo Timur sudah full karena kebutuhan pokok, sembako, sudah normal, Giwangan sudah normal," terangnya

Empat pasar yang masih masuk dalam relaksasi retribusi akan memperoleh keringanan retribusi sebesar 25 persen. Kebijakan ini akan berlaku pada Oktober.

BACA JUGA : Keringanan Retribusi Pasar di Jogja Kembali Diperpanjang

"Setiap bulan, nanti melihat lagi kondisi, evaluasi lagi, sebagaimana SK Gubernur dan Kepwal perpanjangan tanggap darurat, ada dasarnya [pengurangan retribusi]," ungkapnya.