Desainer Malaysia Bawa Koleksi High Fashion ke JIKFP 2026 di Jogja
JIKFP 2026 di Sleman City Hall menghadirkan 50 desainer dan lebih dari 600 model anak-remaja dari Indonesia, Timor-Leste, dan Malaysia.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA--Stasiun Klimatologi BMKG DIY memperkirakan adanya hujan deras disertai petir untuk beberapa wilayah di DIY. Secara umum hujan ringan terjadi di seluruh wilayah DIY.
Berdasarkan unggahan akun twitter @StaklimJogja kondisi hujan deras disertai petir itu diperkirakan terjadi di wilayah Kota Jogja, Sleman dan Bantul pada sore hari. Beberapa kecamatan di Kulonprogo dan Gunungkidul juga diprediksikan hujan petir meski tidak terlalu banyak.
Adapun kecamatan yang diperkirakan terjadi hujan petir antara lain :
Bantul
Banguntapan, Dlingo, Kasihan, Piyungan, Pleret, Sedayu, Sewon.
Gunungkidul
Paliyan Patuk
Kulonprogo
Girimulyo, Kalibawang, Nanggulan, Samigaluh.
Kota Jogja
Semua kecamatan diperkirakan terjadi hujan disertai petir diperkirakan terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Hal itu diawali dari hujan sedang pada pukul 13.00 WIB.
Sleman
Semua kecamatan diperkirakan terjadi hujan disertai petir diperkirakan terjadi sekitar pukul 13.00 WIB atau pukul 16.00 WIB.
Stasiun Klimatologi Kembali memperbarui prakiraan cuaca pada Rabu (21/10/2020) pagi melalui grafis yang menyebutkan bahwa potensi hujan ringan diperkirakan terjadi di seluruh wilayah DIY. Selain itu wilayah perairan DIY juga diprediksikan hujan ringan dengan tinggi gelombang antara 1,25 meter hingga tiga meter.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
JIKFP 2026 di Sleman City Hall menghadirkan 50 desainer dan lebih dari 600 model anak-remaja dari Indonesia, Timor-Leste, dan Malaysia.
JJLS Gunungkidul-Bantul ditargetkan dibuka untuk umum pada 2027. Kelok 23 akan dilengkapi rest area, gardu pandang, dan patung ikonik.
Ketua DPD PSI Kota Jogja, Heri Nugroho, menyesalkan penurunan foto Wapres Gibran di Ruang Banggar DPRD DIY dan meminta aparat menindaklanjuti.
Mentan Andi Amran Sulaiman memastikan stok beras nasional aman. Bulog mencatat cadangan 4,5 juta ton dan serapan gabah lebih dari 4,4 juta ton.
Sejumlah tokoh nasional dan pimpinan ormas menyampaikan lima tuntutan dalam Aksi Rakyat Bela Indonesia di Jakarta, Minggu (8/11/2026).
Dishub DIY mengembangkan Sigap Aset untuk memantau perlengkapan jalan. Data 2026 mencatat kekurangan 27.590 unit dari total kebutuhan.