HARIAN JOGJA HARI INI: Satu Kata, Saling Jaga

Harian Jogja edisi Minggu (25/10/2020). - epaper
25 Oktober 2020 09:27 WIB Bernadheta Dian Saraswati Jogja Share :

Satu Kata, Saling Jaga

Pandemi Covid-19 membuat para anak muda resah dengan sumber pendapatan mereka. Selain maraknya pemutusan hubungan kerja (PHK) dan pemotongangaji, bisnis kecil milik mereka pun terombang-ambing. Alih-alih lempar handuk, mereka justru kompak membakar spirit gotong royong di media sosial guna mendongkrak keadaan ekonomi satu sama lain.

Pilih Daya Besar Atau Pengisian Cepat?
Kemampuan baterai kini menjadi andalan sejumlah ponsel pintar anyar. Baterai berkapasitas besar membuat ponsel bisa tahan beroperasi lebih lama. Ada pula ponsel yang mengandalkan pengisian cepat sehingga untuk mengisi daya baterai hanya butuh beberapa menit.

POPULERKAN Media Tanam Plastik
Budaya membakar sampah plastik membuat Kondang Waluyo, 52, risih. Kegelisahan itu mendorongnya untuk bereksperimen memanfaatkan limbah plastik menjadi media tanam. Dia juga mengajak masyarakat untuk mempopulerkannya agar bermanfaat bagi lingkungan sekitar.

Liburan, di Rumah Saja!
Pekan depan, masyarakat akan menikmati libur panjang. Sejumlah pemerintah daerah yang menjadi tujuan wisata, termasuk di antaranya DIY, diimbau mempersiapkan protokol kesehatan guna meminimalkan tingkat penyebaran virus Corona.

Sulap Limbah Organik Menjadi Cairan Serbaguna
Sampah organik yang menumpuk di sudut-sudut kota turut menyumbang gas metana yang memperparah pemanasan global. Berawal dari sekelompok penduduk dusun di Kulonprogo, Komunitas Eco Enzyme Jogja terus mencetak  sukarelawan baru untuk memanfaatkan sampah organik menjadi eco-enzyme yang bermanfaat bagi lingkungan.

Lembut dan Hangat ala Skandinavian
Gaya Skandinavian kian digemari sebagai gaya desain interior ketika akan mewujudkan rumah idaman. Gaya yang muncul awal abad ke-20 ini dikenal dengan beberapa ciri khas, misalnya dominasi warna netral dan lembut hingga jendela dengan bukaan cukup besar, guna memaksimalkan penerangan alami.

Meraih Untung dari Clay Tepung
Setelah memutuskan resign dari karyawan restoran, Yohanes Agus Cahya, merasa jenuh. Di sela-sela waktu luangnya, dia berkreasi dengan clay tepung untuk membuat berbagai kerajinan. Aneka aksesori dari clay tepung itu kini dijadikannya sebagai media pembelajaran bagi anak-anak.

Mencecap Segarnya Kebun Teh
Lebih dari sekadar area penanaman, kebun teh juga acap menjadi tempat wisata. Hamparan hijau, dan letaknya yang biasanya berada di lereng bukit dan gunung membuat kebun teh menjadi salah satu bidikan para wisatawan, khususnya para pencinta panorama alam yang sejuk dan menyegarkan.

Lebih lengkap Anda dapat membaca Harian Jogja dalam versi cetak. Dapatkan Harian Jogja dengan harga Rp3.000 di agen terdekat.

Anda juga dapat mengakses Harian Jogja versi digital dengan berlangganan di epaper.harianjogja.com.

Selamat membaca. Harian Jogja, berbudaya, membangun kemandirian.