Advertisement
HARIAN JOGJA HARI INI: Satu Kata, Saling Jaga
Harian Jogja edisi Minggu (25/10/2020). - epaper
Advertisement
Satu Kata, Saling Jaga
Pandemi Covid-19 membuat para anak muda resah dengan sumber pendapatan mereka. Selain maraknya pemutusan hubungan kerja (PHK) dan pemotongangaji, bisnis kecil milik mereka pun terombang-ambing. Alih-alih lempar handuk, mereka justru kompak membakar spirit gotong royong di media sosial guna mendongkrak keadaan ekonomi satu sama lain.
Advertisement
Pilih Daya Besar Atau Pengisian Cepat?
Kemampuan baterai kini menjadi andalan sejumlah ponsel pintar anyar. Baterai berkapasitas besar membuat ponsel bisa tahan beroperasi lebih lama. Ada pula ponsel yang mengandalkan pengisian cepat sehingga untuk mengisi daya baterai hanya butuh beberapa menit.
POPULERKAN Media Tanam Plastik
Budaya membakar sampah plastik membuat Kondang Waluyo, 52, risih. Kegelisahan itu mendorongnya untuk bereksperimen memanfaatkan limbah plastik menjadi media tanam. Dia juga mengajak masyarakat untuk mempopulerkannya agar bermanfaat bagi lingkungan sekitar.
Liburan, di Rumah Saja!
Pekan depan, masyarakat akan menikmati libur panjang. Sejumlah pemerintah daerah yang menjadi tujuan wisata, termasuk di antaranya DIY, diimbau mempersiapkan protokol kesehatan guna meminimalkan tingkat penyebaran virus Corona.
Sulap Limbah Organik Menjadi Cairan Serbaguna
Sampah organik yang menumpuk di sudut-sudut kota turut menyumbang gas metana yang memperparah pemanasan global. Berawal dari sekelompok penduduk dusun di Kulonprogo, Komunitas Eco Enzyme Jogja terus mencetak sukarelawan baru untuk memanfaatkan sampah organik menjadi eco-enzyme yang bermanfaat bagi lingkungan.
Lembut dan Hangat ala Skandinavian
Gaya Skandinavian kian digemari sebagai gaya desain interior ketika akan mewujudkan rumah idaman. Gaya yang muncul awal abad ke-20 ini dikenal dengan beberapa ciri khas, misalnya dominasi warna netral dan lembut hingga jendela dengan bukaan cukup besar, guna memaksimalkan penerangan alami.
Meraih Untung dari Clay Tepung
Setelah memutuskan resign dari karyawan restoran, Yohanes Agus Cahya, merasa jenuh. Di sela-sela waktu luangnya, dia berkreasi dengan clay tepung untuk membuat berbagai kerajinan. Aneka aksesori dari clay tepung itu kini dijadikannya sebagai media pembelajaran bagi anak-anak.
Mencecap Segarnya Kebun Teh
Lebih dari sekadar area penanaman, kebun teh juga acap menjadi tempat wisata. Hamparan hijau, dan letaknya yang biasanya berada di lereng bukit dan gunung membuat kebun teh menjadi salah satu bidikan para wisatawan, khususnya para pencinta panorama alam yang sejuk dan menyegarkan.
Lebih lengkap Anda dapat membaca Harian Jogja dalam versi cetak. Dapatkan Harian Jogja dengan harga Rp3.000 di agen terdekat.
Anda juga dapat mengakses Harian Jogja versi digital dengan berlangganan di epaper.harianjogja.com.
Selamat membaca. Harian Jogja, berbudaya, membangun kemandirian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- SIM Mati Pas Libur Lebaran 2026, Cek Jadwal Perpanjangan
- Prediksi Lonjakan Parkir Wisata Lebaran Jogja 2026: Cek Tarif Resmi
- 2 Insiden Laut Terjadi Pantai Parangtritis, Pengunjung Diminta Waspada
- Polres Bantul Imbau Pengunjung Parangtritis Waspada
- Perahu Nelayan Rusak Diterjang Gelombang Pasang di Pantai Depok
Advertisement
Advertisement








