Kasus Bertambah, Cek Data Covid-19 di DIY 18 Maret
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO--Setelah sempat menunjukkan tren penurunan, jumlah penderita Covid-19 di Kabupaten Kulonprogo, dalam beberapa hari belakangan ini kembali meningkat. Terbaru ada penambahan dua kasus, pada Minggu (25/10/2020).
Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo, Baning Rahayujati mengatakan dua kasus baru itu adalah KP-225, perempuan, 19, asal Kalurahan Kedungsari, Kapanewon Wates dan KP-226, perempuan, 22, asal Kalurahan Wijimulyo, Kapanewon Nanggulan.
BACA JUGA: PAUD di Bantul Gelar Tatap Muka, Disdikpora Bantul Bersuara...
"KP-225 memiliki riwayat perjalanan dari Semarang, sementara untuk KP-226, merupakan kontak dari pelaku perjalanan dari Semarang," jelas Baning kepada awak media, Minggu sore.
Baning menuturkan dua perempuan tersebut dalam kondisi tanpa gejala sehingga diizinkan menjalani isolasi mandiri di rumahnya masing-masing.
Dalam kesempatan ini, Baning juga mengumumkan kesembuhan empat penderita Covid-19 di Kulonprogo. Mereka adalah KP-96, KP-185, KP-186 dan KP-189. Empat orang ini berasal dari Kapanewon Wates.
Berdasarkan data gugus tugas setempat total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kulonprogo saat ini mencapai 226 kasus dengan rincian 163 sembuh, 47 isolasi mandiri, 10 dalam perawatan di rumah sakit dan enam meninggal dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Sapi kurban Presiden Prabowo dikirim ke Pulau Laut Natuna lewat perjalanan laut penuh tantangan demi warga perbatasan Indonesia.
Kasus Little Aresha memasuki babak baru setelah Polresta Jogja menambah pasal UU Sisdiknas dan memeriksa 152 saksi.
Sekolah Rakyat Prabowo resmi beroperasi di 166 lokasi. Sebanyak 15.945 siswa menikmati pendidikan gratis berbasis asrama.
Program MBG menyerap 1,28 juta pekerja dan melibatkan ribuan UMKM serta koperasi dalam rantai pasok pangan nasional.
Pemerintah menambah kuota Magang Nasional 2026 menjadi 150 ribu peserta. Batch I ditargetkan mulai berjalan Juli 2026.