Seorang Mahasiswi Ditemukan Meninggal di dalam Kamar Kos di Umbulharjo

Ilustrasi. - Freepik
29 Oktober 2020 19:37 WIB Hafit Yudi Suprobo Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-- Seorang perempuan muda ditemukan tewas di sebuah indekos yang berada di Jalan Babaran, Tahunan, Kecamatan Umbulharjo, Jogja pada Minggu (25/10/2020) malam. Diduga kematian korban terkait dengan sakit yang selama ini dideritanya.

Kanit Reskrim Polsek Umbulharjo Iptu Nuri Aryanto mengatakan korban seorang perempuan yang ditemukan tewas di kamar indekosnya sendiri bernama Ekin Suranta, 23, warga Suka, kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Baca juga: Pemerintah Ingin Bahasa Indonesia Jadi Bahasa Internasional

"Iya betul ada seorang mahasiswa yang ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya. Korban merupakan mahasiswa PGSD di Jogja. Korban baru menempati kos sekitar dua bulan. Korban ditemukan sekitar Minggu (25/10/2020) pukul 22.00 WIB malam," ujar Nuri saat dimintai konfirmasi pada Kamis (29/10/2020).

Lebih lanjut, beberapa hari sebelum ditemukan meninggal dunia, teman-teman korban sempat menghubungi beberapa kali. Akan tetapi, korban tidak menjawab satu pun panggilan dari teman-temannya. Gadis asal Sumatera yang hobi bersepeda ini juga tidak nampak keluar kos.

Alhasil teman-teman korban berusaha untuk mengunjungi korban. Belum sampai di depan kos, sejumlah rekan korban mencium bau menyengat. Awalnya mereka mengira bau tersebut merupakan bangkai hewan.

Baca juga: Seusai Libur Panjang, Kasus Harian Covid-19 Diperkirakan Tambah 8.000 Akhir November

"Tidak ada jawaban dari korban walaupun teman-teman korban sudah berulang kali mengetuk pintu kamar korban. Karena curiga, teman-teman korban berusaha untuk mengintip ke dalam korban melalui jendela. Dibantu dengan penerangan dari lampu handphone, teman-teman korban mendapati Eklin sudah tak bernyawa dan mencium bau busuk," terang Nuri.

Sontak, teman-teman korban langsung memberitahu penjaga gerbang kos. Setelah itu, Polsek Umbulharjo juga tidak luput untuk dihubungi. Polisi langsung mengunjungi tempat kejadian perkara pada keesokan harinya pada Senin (26/10/2020).

"Oleh pihak kepolisian, korban dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan autopsi. Berdasarkan catatan dari dokter, korban meninggal dunia karena sakit yang dideritanya. Kami juga tidak menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban," pungkas Nuri.