Resmi, Sekolah Tatap Muka DIY Dicoba April 2021
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY menargetkan uji coba pembelajaran tatap muka untuk 10 sekolah tingkat SMA dan SMK di DIY dilaksanakan pada pertengahan April 2021.
Kondisi bangkai lumba-lumba yang terdampar di Pantai Sundak, Kalurahan Tepus, Kapanewon Tepus, Gunungkidul, Kamis (29/10/2020)./ist
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL — Bangkai ikan lumba-lumba ditemukan terdampar di Pantai Sundak, Kalurahan Tepus, Kapanewon Tepus, Gunungkidul, Kamis (29/10/2020).
Koordinator SAR Satlinmas Wilayah II DIY, Marjono mengatakan bangkai tersebut pertama kali ditemukan oleh anggota SAR ketika berpatroli di kawasan Pantai Sundak sekitar pukul 05.30 WIB. Anggota bernama Ririn Saputro itu dikagetkan dengan adanya ikan lumba-lumba yang terombang ambing di bibir pantai. Saat dicek ikan tersebut ternyata sudah dalam kondisi mati.
“Kurang lebih pada jam 05:30 WIB, anggota Sar Pantai Sundak melakukan patroli di tepi pantai dan melihat benda mengapung di perairan. Setelah didekati ternyata seekor bangkai lumba lumba yang sudah mati dan mengapung. Anggota SAR langsung mengevakuasi bangkai tersebut ke darat,” kata Marjono saat dikonfirmasi Harian Jogja, Kamis siang.
Baca Juga: Pasien Positif Covid-19 di Jogja yang Meninggal Dunia Tembus 90 Orang
Berdasarkan hasil pengukuran yang dilakukan tim SAR, diketahui panjang bangkai ikan itu sekitar 2,5 meter dengan bobot diperkirakan mencapai 3 kuintal. Terhadap ikan tersebut, tim dibantu warga setempat langsung melakukan penguburan karena bangkai sudah mengeluarkan aroma tidak sedap. “Setelah dievakuasi, langsung kami kubur karena sudah mengeluarka bau menyengat,” terang Marjono.
SAR Satlinmas Wilayah II DIY belum mengetahui penyebab pasti kematian ikan tersebut. Kendati begitu, ada dugaan lumba-lumba tersebut mati karena tersangkut jaring nelayan. “Mungkin kena jaring nelayan, soalnya jika dikaitkan dengan ombak, saat kondisi kondisinya cenderung landai meski ada kenaikan sedikit,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY menargetkan uji coba pembelajaran tatap muka untuk 10 sekolah tingkat SMA dan SMK di DIY dilaksanakan pada pertengahan April 2021.
Penembakan di Islamic Center San Diego tewaskan 5 orang. Diduga hate crime, FBI turun tangan, WNI dipastikan aman.
Pilur Gunungkidul 2026 segera dimulai. Regulasi hampir rampung, 31 kalurahan siap gelar pemilihan lurah serentak mulai Juni.
Mentan Amran bongkar skandal Kementan: mafia proyek, ASN dipecat, hingga dugaan benih Rp3,3 miliar. Pelaku terancam hukuman berat.
Industri perhotelan di Indonesia terus bergerak dinamis. Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap perjalanan bisnis dan wisata, The Ascott Limited.
Pemuda mabuk bawa celurit di Palagan Sleman diamankan polisi. Aksi tersebut sempat meresahkan warga Ngaglik.