Permintaan Meningkat, Penerbangan Pesawat di YIA Ditambah

Petugas kebersihan membersihkan ruang tunggu di Yogyakarta International Airport, Kulonprogo, Rabu (02/05/2019). - Harian Jogja/Desi Suryanto
29 Oktober 2020 20:17 WIB Lajeng Padmaratri Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO - Pada masa libur panjang akhir pekan ini, peningkatan permintaan penerbangan terjadi di Bandara Internasional Yogyakarta atau Yogyakarta Internasional Airport (YIA). Salah satunya maskapai Garuda Indonesia mengajukan penambahan penerbangan (extra flight) dengan pesawat terbesarnya, Boeing 777-300ER.

PTS General Manager YIA, Agus Pandu Purnama menuturkan extra flight itu diajukan maskapai tersebut lantaran adanya permintaan penerbangan dalam masa libur panjang ini. "Kemarin sore Garuda dengan Boeing 777-300 membawa 220-an penumpang mendarat di YIA," kata Pandu pada Kamis (29/10/2020).

Baca juga: Kembali Pecah Rekor, DIY Tambah 82 Kasus Covid-19

Selain Garuda, maskapai Citilink pada Rabu (28/10/2020) siang juga menambah penerbangan tambahan dengan pesawat Airbus 330 seri 900 dengan 255 penumpang. Kedua pesawat ini merupakan pesawat berbadan besar.

"Ke depan kita berharap pesawat wide body bisa mendarat lagi di YIA, karena secara fasilitas YIA mampu didarati pesawat terbesar dan terberat. Saya cukup bangga Garuda telah mendaratkan pesawat terberatnya," kata dia.

Menurutnya, dominasi penerbangan masih berpusat dari dan menuju Jakarta. Ada sekitar 22 penerbangan perhari untuk tujuan Jakarta.

Baca juga: Pemerintah Ingin Bahasa Indonesia Jadi Bahasa Internasional

Selain itu, peningkatan juga terjadi pada rute penerbangan ke Balikpapan dan Ujung Pandang. "Kemarin pagi, rute ke Bali bertambah empat flight," imbuhnya.

Ia menerangkan selama pandemi ini belum semua rute penerbangan yang dipindah dari Bandara Adisutjipto ke YIA kembali normal. Lantaran jumlah menurun, sejumlah maskapai membatalkan rute penerbangan.

Namun, dalam beberapa waktu terakhir, geliat peningkatan penerbangan dirasanya sudah mulai nampak. Apalagi sejak pemerintah memberikan stimulus kepada penumpang melalui penghapusan airport tax. "Ini memberikan angin segar kepada masyarakat untuk menggunakan YIA. Walaupun YIA ramai, jaminan protokol kesehatannya kita pastikan ketat," ujarnya.