Jogja Bike Rendezvous Diyakini Bakal Gerakkan Ekonomi DIY
Jogja Bike Rendezvous (JBR) yang digelar Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) pada 16-17 September mendatang diyakini akan menggerakkan sektor pariwisata dan e
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Harga menginap di Jogja pada long weekend akhir Oktober ini melambung sangat tinggi. Bahkan ada hotel yang menaikkan tarif hingga 15 kali lipat atau 1.500 persen.
Pengalaman susahnya mencari hotel pada long weekend dialami oleh Purwoko, 48, yang datang ke Jogja karena ingin menghadiri hajatan saudaranya. Sebenarnya, dia sudah lama mem-booking kamar sekitar tiga pekan lalu karena memprediksi Jogja bakal dipadati wisatawan saat libur panjang Maulid Nabi Muhammad.
“Saya pesan melalui Traveloka. Seingat saya, saya check in pada Kamis. Tapi, ternyata saya pesannya baru mulai Jumat. Sehingga saya belum bisa masuk. Saya jadi bingung mau nginep di mana, sementara hotel juga sudah penuh,” ujar Purwoko, Jumat (30/10/2020).
BACA JUGA: Pakar Penyakit Menular Bilang Pakai Masker Cukup Mampu Mencegah Lockdown
Dia kemudian berusaha mencari hotel lainnya di Jogja. Namun, banyak hotel bintang dua hingga bintang lima yang sudah penuh. Kalaupun ada, harganya sudah tidak wajar.
“Saya cek di Traveloka, malah ada hotel di Jalan Solo yang biasanya jual Rp500.000 hingga Rp600.000, semalam saya cek harganya Rp8 juta lebih. Sudah naik lebih dari 1.500 persen. Sementara hotel lain di Jl Solo dan wilayah lainnya juga sudah penuh,” ungkap Purwoko.
Dia tak habis pikir ada hotel yang menaikkan harga hingga lebih dari 1.000 persen. Namun. di mengaku wajar jika ada manajemen hotel yang menaikkan harga hingga berlipat-lipat pada musim liburan ini. “Kalau naiknya lima kali lipat dari harga normal sih masih lumrah. Mungkin momen liburan ini merupakan kesempatan bagi hotel untuk mendapatkan keuntungan besar setelah kemarin sempat lesu,” kata dia.
Dia mengakui bahwa Jogja merupakan salah satu destinasi wisata yang paling banyak dikunjungi pelancong. Jadi, sangat wajar jika pada libur panjang kali ini Jogja diserbu wisatawan dari berbagai daerah sehingga berimbas pada tingkat hunian hotel. "Mungkin momen-momen seperti ini berkah bagi industri hotel. Tapi kalau mau menaikkan harga, mbok yang wajar agar wisatawan juga nyaman saat berlibur di Jogja," ujar Purwoko berharap.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jogja Bike Rendezvous (JBR) yang digelar Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) pada 16-17 September mendatang diyakini akan menggerakkan sektor pariwisata dan e
Perencanaan dana kurban sejak dini membantu meringankan beban finansial dan membuat ibadah Iduladha lebih teratur dan tenang.
PT KAI Daop 4 Semarang tutup 6 perlintasan sebidang tidak dijaga sepanjang 2026. Langkah tegas diambil demi menekan angka kecelakaan di perlintasan sebidang.
Google uji coba penyimpanan Gmail gratis 5 GB untuk akun baru. Cara dapat 15 GB penuh: tautkan nomor telepon. Simak detailnya.
Film Hello Kitty garapan Hollywood dijadwalkan tayang 2028 dengan sutradara Moana 2 dan Ultraman: Rising.
TPR lama Parangtritis dibongkar di Bantul, akses wisata dialihkan sementara dan jalur utama ditata ulang untuk kelancaran lalu lintas.